Pejabat Imigrasi Sebut Pekerja Asal China Bisa Kerja di Indonesia Tanpa Kitas

oleh -155 views

garudaonline, Medan | Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Sumatera Utara (Kanwil Kemenkum HAM Sumut), Yudi Kurniadi mengatakan pekerja asal China tetap dapat bekerja di Indonesia meskipun belum mempunyai Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas).

“Kalau ada RPTKA (Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing) dan visa, akan dialihstatuskan menjadi Kitas,” katanya kepada wartawan, Kamis (17/11/2016).

Yudi mengaku hingga kini 15 pekerja asal China yang diamankan dari proyek PLTU Pangkalan Susu, Langkat, Sumut, masih menjalani proses pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan.

Dia beralasan, proyek pembangunan PLTU Pangkalan Susu ini waktunya mendesak dan bersifat sementara.

“Waktunya mepet, boleh datang duluan kemudian nanti akan dikonversi ke Kitas. Ketentuan dan aturannya ada,” ucapnya. Namun, sambung Yudi, Imigrasi tetap harus melihat apakah perusahaan sponsor para pekerja asal China itu sudah mengajukan RPTKA atau tidak.

Mereka dibolehkan bekerja jika memiliki RPTKA dari perusahaannya. Imigrasi juga berkoordinasi dengan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Berdasarkan informasi yang diterima Imigrasi, Kemenaker sudah mengeluarkan RPTKA untuk perusahaan sponsor para pekerja asing itu. Jika mereka sudah mempunyai RPTKA, Imigrasi tinggal memproses Kitas dan Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

“Saya lihat dulu. Kita belum bisa mengambil satu keputusan, karena kita masih melakukan pendalaman,” ujarnya. Yudi menambahkan, tidak ada intervensi terkait penanganan pekerja asal China yang tengah mengerjakan proyek nasional ini. “Memang aturannya ada,” cetusnya. (Endang)

Berikan Komentar