Pemerintah Beri Asuransi Untuk 1 Juta Nelayan

oleh -207 views

garudaonline – Makassar | Pada hari kedua kunjungannya ke Sulawesi Selatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan Pelabuhan Perikanan Untia, yang sanggup melayani 300 kapal di Makasar, Sabtu (26/11/2016).

Dalam kesempatan ini, Presiden Jokowi menyerahkan kartu asuransi untuk 10 ribu nelayan, yang diwakili 18 orang perwakilan penerima se-Provinsi Sulawesi Selatan dan 6 orang perwakilan ahli waris Klaim Asuransi Kematian Nelayan, serta penyerahan 5 kapal ikan sebesar 3GT dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Presiden menjelaskan, pemerintah telah memberikan kurang lebih 1 juta kartu asuransi kepada nelayan dari Sabang sampai Merauke. Ia menilai, jumlah tersebut tidak sedikit, dan premi dari setiap kartu asuransi nelayan itu adalah Rp175 ribu per tahun.

“Nantinya setiap tahun kita naikkan 1 juta. Nanti ada anggaran bisa dinaikkan 2 juta, ada anggaran lagi dinaikkan 3 juta nelayan, terus akan dinaikkan. Untuk apa ini? Untuk memberikan jaminan agar kalau terjadi sesuatu di laut yang ditinggalkan, keluarga yang ditinggalkan itu mendapatkan jaminan kehidupan untuk masa depan istri dan anak-anaknya,” jelas Presiden.

Dengan adanya kartu asuransi itu, menurut Presiden, kalau ada nelayan yang meninggal di laut mendapatkan asuransi Rp200 juta. Presiden menegaskan, semua orang tidak ingin ada kecelakaan atau yang meninggal, tapi ia mengingatkan banyak kejadian meninggal di darat dapat Rp160 juta. “Kalau cacat, tetap dapat Rp80 juta,” ujarnya, seperti dilansir setkab.go.id.

Menurut Presiden, asuransi itu yang menanggung dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Ia memastikan, program ini akan diteruskan, sebab pemerintah tidak ingin kalau ada kejadian yang menimpa nelayan, lalu yang di darat menjadi sangat menderita.(BS)

Berikan Komentar