Presiden Jokowi Sambangi Markas Brimob Polri

oleh -810 views
Presiden Jokowi berkunjung ke Markas Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

garudaonline, Depok | Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi tagi, Sabtu (12/11/2016) berjunjung ke Markas Korps Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Kedatangan Presiden bersama Seskab Pramono Anung, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan rombongan disambut Komandan Korps Brimob Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Murad Ismail dan jajarannya.

presiden-3
Presiden Jokowi menyampaikan amanat kepada para personel Brimob Polri

Dalam kunjungannya, Presiden menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Brimob atas kerja keras, kekompakan, dan sikap profesionalisme yang ditunjukkan dalam mengamankan unjuk rasa 4 November yang lalu.

Kepala Negara juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi, serta rasa bangganya  kepada seluruh anggota Korps Brimob yang sedang bertugas di seluruh pelosok tanah air, yang telah memberikan pengayoman, perlindungan kepada seluruh anak bangsa dan seluruh rakyat, tanpa membeda-bedakan suku, agama, dan golongan.

“Korps Brimob telah mengabdikan diri sepenuhnya untuk menjalankan tugas negara yang tidak ringan. Saya tahu tidak ringan, yakni memberikan perlindungan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Semua anak bangsa harus kita lindungi, harus diayomi, harus kita beri rasa aman,” pinta Presiden.

 Presiden Jokowi diangkat personel Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Presiden Jokowi diangkat personel Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Presiden berharap, dengan tugas itu, Korps Brimob akan mampu menjadi perekat persatuan, menjadi penjaga kebhinnekaan, serta bisa membangun keteraturan dan keharmonisan sosial. “Ini penting,” pungkas Presiden.

Kemudian, sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian Republik Indonesia, Presiden memerintahkan kepada seluruh perwira dan anggota Brimob untuk tetap waspada terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Sekecil apapun gangguan itu, segera selesaikan. Sekecil apapun. Jangan menunggu sampai masalahnya menjadi lebih besar dan membesar. Sekali lagi, berikan pengayoman, perlindungan, rasa aman untuk rakyat tanpa membedakan asal suku, agama, dan golongan,” perintah Presiden. (g/01)

Berikan Komentar