Reuni Akbar Perdana Seba Polri 1983-1984 di Medan Berlangsung Meriah

oleh -813 views

garudaonline, Medan | Reuni akbar Seba Milsuk Polri tahun 1983-1984 Dodiklat DAK 002 Sampali dihadiri ratusan alumni setingkat Pamen, Pama dan Brigadir, Sabtu siang di Medan Club, Jalan Kartini, Medan, berlangsung meriah.

“Peristiwa yang sangat membanggakan dan sekaligus mengharukan. Untuk pertama kalinya setelah 32 tahun berpisah tersebat diberbagai penjuru tanah air, kita berkumpul hari ini penuh rasa persaudaraan.

AKBP Ikhwan menyerahkan pelakat kepada AKP Pasaribu Kasitipol Polrestabes Medan perwakili alumni yang akan MPP
AKBP Ikhwan menyerahkan plakat kepada AKP Pasaribu Kasitipol Polrestabes Medan perwakili alumni yang akan MPP

Kita patut bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesehatan dan keselamatan kepada kita semua,” ujar ketua panita reuni, AKBP Muhamad Zaini yang kini menjabat Kepala BNNK Langkat.

Pada moment ini, Zaini mengajak seluruh rekannya yang hadir mengheningkan cipta untuk sekitar seratus orang alumni seangkatan mereka yang telah meninggal dunia, karena sakit dan berbagai hal.

AKPB Adenan menyerahkan plakat kepada Aiptu Nolen untuk disampaikan kepada AKP Sumardi
AKPB Adenan menyerahkan plakat kepada Aiptu Nolen untuk disampaikan kepada AKP Sumardi

Sementara itu, AKBP P Limbong selaku Ketua Alumni Seba Milsuk Polri tahun 1983-1984, menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras menyiapkan segala sesuatu, mulai rapat pembentukan panitia, mengurus izin ke Mabes Polri, sampai mengontak sebagian besar alumni sehingga berkenan hadir.

“Kedepan, tali silatuhrahmi yang sudah terbangun dapat dikembangkan, hingga anak cucu kita juga saling mengenal. Pertemuan atau reuni kedua tahun depan harus lebih banyak yang hadir, bila sahabat kita telah tiada berkenan istri atau anaknya hadir mewakili,” pinta Limbong.

 AKBP Muhammad Zaini menyerahkan plakat kepada perwakilan alumni.

AKBP Muhammad Zaini menyerahkan plakat kepada perwakilan alumni.

AKBP Hamdani dari Polda Banten sebagai perwakilan menyampaikan salut kepada rekan rekan yang memprakarsai pertemuan ‘nostalgia’ ini. Mewakili rekan lainnya diakui impian nya akhirnya terkabul untuk bersenda gurau dengan rekan rekan lama, seperjuangan yang merasakan sakitnya masa pendidikan dikawah candradimuka SPN Sampali yang disebutnya sebagai ‘alumparbus’ alias alumni parit busuk 82/84. Sebab mereka sama-sama merasakan pahitnya direndam di parit busuk yang sekarang dikenal sungai kerah itu.

Sementara AKBP Adenan Kasubidkum Dit Lantas Polda Aceh, bernostalgia tentang pengakuannya tidak pernah ikut latihan selama pendidikan. Gara-gara saat pertama tiba di SPN Sampali kedapatan membawa beberapa butir peluru F16 rupanya terbawa dari latihan di kampusnya.

 Bernyanyi bersama 'kemesraan ini jangan cepat berlalu'

Bernyanyi bersama ‘kemesraan ini jangan cepat berlalu’

Keputusan Dewan pendidik saat menyatakan dia harus dipulangkan ke Aceh dan tidak boleh ikut pendidikan. Namun permohonan untuk menelepon ayahnya yang ternyata petinggi militer di Aceh saat itu, akhirnya ia diperbolehkan ikut pendidikan dan menjadi ‘anak emas’ tidak boleh capek. Kerjanya duduk saja sehari di piket.

“Tapi saya punya peran penting buat rekan rekan waktu itu, setiap malam saya beramal membuatkan kopi seceret dan mengantarnya ke barak,” ujar Adenan disambut gelak tawa para alumninya.

Acara berlangsung meriah, pada kesempatan itu pembawa acara Iptu Jonny Panjitan, Kanit Provost Polrestabes Medan didampingi pelawak Munir dan Afit berhasil membuat suasana hidup.

Mereka memberikan cenderamata kepada Kolonel Purn Slamet BM mantan Ka SPN Sampali, kepada AKP Sumardi Kanit Binmas Polsek Medan Barat mantan intstruktur bela diri mereka dan beberapa tokoh yang berperan untuk alumni mereka.

Pada kesempatan akhir, salah seorang alumni AKBP Ikhwan Lubis dari Direktorat Reskrimsus Poldasu sebagai pembina merasa bangga bisa bertemu dengan sejawat untuk bernostalgia dan saling mendoakan untuk sukses dalam karier di kepolisian.

“Syukur kepada Allah SWT, kita bisa mendapat kesempatan melampaui berbagai tingkat pendidikan di Polri, hingga banyak yang berhasil menjadi perwira yang berprestasi.

Semoga ke depan kita makin sukses lagi. Buat rekan-rekan dari daerah yang ingin menikmati keindahan Sumatera Utara secara umum dan bersenang-senang di Kota Medan, saya siap membantu untuk mempasilitasinya,” ujar mantan Kasatreskrim Poltabes Medan itu, disambut tepuk tangan meriah.

Akhir acara diisi dengan bernyanyi dan berjoget ria. Terlihat Edison Barus, Robin, Porkas Hasibuan dan beberapa nama yang sibuk di kepanitian meluapkan rasa senangnya. Acara ditutup dengan foto bersama untuk membuat buku memori, kenangan indah reuni akbar itu. (rel/g/01)

Berikan Komentar