Warga Sergai Diserang DBD

oleh -230 views

garudaonline –  Sergai | Seorang bocah usia 8 tahun bernama, Eka Putri Ayunda warga Senayan Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, terpaksa harus dirujuk ke salah satu Rumkit Martha Friska di Medan, karena setelah dirawat beberapa waktu di Rumkit Sultan Sulaiman, ternyata trombositnya semakin menurun ditambah terjadi pendarahan di dalam perut, disebabkan terlambat di bawa ke rumkit.

Hal ini dikatakan oleh Direktur Rumkit Sultan Sulaiman,dr. Nanda Satria ketika dikonfirmasi crew koran ini melalui selular, Jum’at (11/11) jam 14.00 wib terkait adanya 3 pasien dari tiga Desa di kecamatan Sei Rampah terserang DBD,dan dirawat di RSUD Sultan Sulaiman di Desa Firdaus – Sei Rampah.

“Saat ini yang masih dirawat dan trombositnya semakin naik yakni, Ajeng Kartini (7) warga Dusun III Desa Cempedak Lobang dan Jainur Raja Guk-Guk (54) warga Dusun I Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah- Sergai”,kata Direktur Rumkit milik Pemkab Sergai ini memungkas.

Keterangan dari Rospida Simangongsong (55) istri Jainur Raja Guk-guk di rumkit Sultan Sulaiman mengatakan, awalnya kami curiga melihat suhu badannya yang demam disertai muntah-muntah dan mengigil.

Ini dialami suami saya tepat pada hari Senin (1/11) dan kami coba berobat kepada Mantri di kampung, khawatir seminggu kemudian kami bawa ke RSUD Sultan Sulaiman,trombositnya mencapai 114 ribu tapi setelah dua hari dirawat, Selasa (8/11) trombositnya malah menurun Cuma 97 ribu dan besoknya naik lagi sudah naik menjadi 136 ribu dan kondisinya sekarang ini sudah membaik.

Menurut dokter, normalnya trembosit itu 150 ribu. Selain demam tinggi, ternyata ditemukan bintik-bintik merah pada tubuh Jainur. ungkap Rospida.

Sedangkan Paini (51) Mamak dari Ajeng mengatakan,”Ajeng duduk di kelas II SDN 104302 Tanah Andil Desa Cempedak Lobang,tapi sudah seminggu gak sekolah karena sejak pulang sekolah, Jum’at (4/11) badannya panas tinggi melihat itu langsung kami bawa ke Rumkit Sultan Sulaiman. Kini kondisinya sudah semakin baik dan panas badannya juga sudah normal,sekalipun makannya kurang selera”, kata Paini di rumkit Sultan Sulaiman, Jum’at (11/11) siang. (Har)

Berikan Komentar