Raih 20 Emas, Indonesia Lampaui Target

oleh -1.546 views
Tim pencak silat Indonesia peraih medali emas Nunu Nugraha (tengah), Asep Yuldan Sani (kiri) dan Anggi Faisal Mubarok (kanan) berpose usai upacara penyerahan medali nomor beregu putra pencak silat seni Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (27/8).

Jakarta, garudaonline | Hingga Senin (27/8/2018), kontingen Indonesia telah memastikan total 20 medali emas Asian Games 2018.

Raihan kontingen Merah Putih ini melonjak drastis dari angka 12 keping medali emas saat menutup hari sebelumnya.

Hal ini tak lepas dari pesta 8 emas atlet Indonesia pada nomor-nomor final cabang silat yang berlangsung di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Total 20 emas yang diraih atlet-atlet Indonesia membuat target yang dicanangkan di awal Asian Games, yakni 16 medali emas, sudah jauh terlampaui.

Terlepas dari itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia, Imam Nahrawi, menyebut ada hal yang lebih penting dari sekadar raihan 20 medali emas.

“Yang paling penting adalah meraih medali emas di cabang-cabang yang dimainkan di Olimpiade,” ucap Imam kepada wartawan, dalam sesi konferensi pers di Main Press Center Asian Games 2018 di Jakarta Convention Centre, Senin (27/8/2018).

Para peraih emas dari cabang yang dimaksud Imam ialah Aries Susanti Rahayu (panjat tebing), Eko Yuli Irawan (angkat besi), Rifki Ardiansyah (karate), serta duet Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi (tenis).

Keberhasilan peraih emas di cabang-cabang Olimpiade ini juga punya kisah menarik.

Aries Susanti meraih emas setelah all-Indonesian final, kelas Eko Yuli di 62 kg sempat dicoret walau kemudian dimasukkan kembali berkat perjuangan pemerintah dan PB PABBSI, sementara Christo dan Aldila memutus puasa 16 tahun di tenis ganda campuran,” tutur Imam.

Kontingen Indonesia juga sudah dipastikan menambah satu medali emas setelah pasangan Kevin Sanjaya/Marcus Gideon akan melakoni all-Indonesia final bulutangkis ganda putra melawan Fajar Alfian/Muhammad Ardianto.

“Sayang tadi Anthony Ginting kalah di semifinal sehingga tak bisa menciptakan all-Indonesian final melawan Jonathan Christie di nomor tunggal putra,” kata Imam.

Hingga Senin (27/8/2018) pukul 17.47 WIB, kontingen Indonesia telah meraih total 20 emas, 14 perak, dan 27 perunggu.

Hal ini menempatkan Indonesia di peringkat keempat di bawah China, Jepang, dan Korsel.(g06/BSport)

Berikan Komentar