Rapat Senat Republik dan Demokrat Gagal Akhiri Penutupan Pemerintahan AS

oleh -448 views

garudaonline, Jakarta: Pemungutan suara yang digelar Senat Amerika Serikat dari Partai Republik dan Partai Demokrat gagal mengakhiri penutupan pemerintahan.

Mengutip AFP, usulan legislasi Partai Republik yang didukung Presiden Donald Trump terkait pembiayaan tembok perbatasan senilai US$5,7 miliar di sepanjang perbatasan AS dengan Meksiko untuk membendung arus imigran ilegal, lalu membuka pemerintahan hanya menghasilkan 50 suara dan 47 menentang.

Adapun usulan legislasi dari Partai Demokrat yang sebelumnya sudah diloloskan oleh Dewan Perwakilan untuk membuka pemerintahan tanpa kepastian pemberian dana pembangunan tembok juga gagal karena hanya mendapatkan 52 suara dan 44 yang menentang.

Kedua usulan dipastikan gagal karena tak dapat meraih cukup dukungan, yaitu minimal 60 suara. Penutupan pemerintah Amerika Serikat per hari ini, Jumat (25/1) sudah memasuki hari ke-34.

Sebelumnya Trump membatalkan pidato kenegaraan tahunan di depan Kongres karena penutupan pemerintahan masih berlanjut.

“Seiring dengan penutupan pemerintah yang masih berlangsung, Ketua Dewan Perwakilan AS Nancy Pelosi meminta saya menyatakan pidato kenegaraan. Saya setuju,” kicau Trump melalui Twitter-nya pada Rabu (23/1).

“Dia (Nancy) kemudian berubah pikiran karena penutupan pemerintah, menyarankan menunda pidato tahunan Ini hak prerogatifnya. Saya akan melakukannya ketika penutupan pemerintah berakhir.”

Berdasarkan tradisi, setiap tahun presiden AS harus menyampailkan pidato tahunan di depan seluruh kabinet serta anggota Kongres di gedung Capitol. Pidato tersebut disampaikan presiden di ruang Dewan Perwakilan sebelum bersidang dengan Kongres.

Selama penutupan pemerintahan ini, semua aktivitas yang dikelola pemerintah tak terhenti, kecuali layanan publik utama, seperti kesehatan, keamanan, dan pertahanan.

Akibat kisruh ini, 800 ribu pegawai negeri sipil menganggur dan tak mendapatkan upah hingga pemerintahan kembali dibuka. (CNN/voshkie)

Berikan Komentar