Razia Diskotek di Medan, Polisi Amankan 56 Orang Pengunjung, 15 Positif Narkoba

oleh -1.272 views

garudaonline – Medan | Aparat gabungan dari Satuan Reserse Narkoba dan Satuan Sabhara Polrestabes Medan melakukan razia peredaran narkoba dan miras di Diskotek Barcelona dan New Zone, Sabtu 1 September 2018 dini hari.

Dari hasil razia, diamankan 56 orang pengunjung terdiri dari 25 orang laki-laki dan 31 wanita. Dari jumlah itu, 15 orang dinyatakan positif menggunakan narkoba.

“Razia malam atau kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) ini merupakan tindak lanjut informasi masyarakat tentang adanya peredaran narkoba dan miras di wilayah hukum Polrestabes Medan,” ujar Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi (KBP) Dadang Hartanto SH SIK MSi.

Dikatakan, razia mengerahkan 86 orang personel masing-masing dari Satuan Sabhara sebanyak 1 SSK, Satuan Reserse Narkoba 1 regu.

Razia dilakukan di Diskotek Barcelona, Jalan Willem Iskandar dan Diskotek New Zone, Jalan Wajir Kampung Aur mulai pukul 01.00 wib hingga subuh.

“Giat dimulai dengan apel konsolidasi awal di Mako Sat Sabhara Polrestabes Medan yang diambil oleh Kabagops Polrestabes Medan,” ujarnya.

Kemudian pada pukul 01.30 wib, tim tiba di lokasi Diskotek Barcelona dan melakukan pemeriksaan ke bagian hall, room karaoke serta area parkir.

Setelah melakukan pemeriksaan, tidak ada didapati hal-hal berupa narkoba, pelanggaran maupun tindak pidana lainnya.

“Selanjutnya tim bergerak ke Diskotek New Zone dan langsung melakukan pemeriksaan, penggeledahan terhadap orang di area parkir, hall, room karaoke dan lobby diskotek,” paparnya.

Dari lokasi ini, dilakukan test urine (sample) didapati 15 orang yang positif menggunakan narkoba. Narkoba berupa ekstasi sisa pakai dari salah satu room yang diisi oleh enam orang pengunjung.

“Tak hanya itu, diamankan sebanyak 25 dan 31 wanita tanpa tanda pengenal. Untuk pengunjung yang positif menggunakan narkoba dan yang diduga memiliki narkoba seluruhnya dibawa ke Satresnarkoba,” pungkasnya.

Sedangkan pengunjung yang tidak memiliki tanda pengenal seluruhnya diboyong ke Mako Sat Sabhara Polrestabes Medan. Kemudian pukul 04.00 WIB seluruh pengunjung yang diboyong ke Sat Sabhara tiba di mako dan dilakukan pendataan.

“Pukul 07.00 WIB beberapa dari pengunjung yang diamankan karena tidak memiliki tanda pengenal telah dijamini oleh keluarganya dengan membuat surat pernyataan,” bebernya.

(voshkie)

Berikan Komentar