Residivis Kasus Narkoba dan 3C Tewas Ditembak Polisi di Medan

oleh -1.055 views
Kapolsek Medan Area Kompol Hartono SH (kiri) menunjuk jasad tersangka di RS Bhayangkara Medan

garudaonline – Medan | Tumpak Sitorus (35) warga Jalan Pasar Merah Menteng II, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, residivis kasus narkoba dan 3C (Curas, Curat, Curanmor) tewas ditembak personel Reskrim Polsek Medan Area.

“Tersangka terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan,” ujar Kapolsek Medan Area Kompol Hartono SH, Kamis (12/10/2017), di depan RS Bhayangkara Medan.

Dikatakan, tersangka Tumpak ditangkap dalam kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) modus bongkar rumah di Jalan AR Hakim Gang Pendidikan Lorong XI, Kelurahan Pasar Merah Timur, Kecamatan Medan Area pada Rabu (23/8/2017) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Dari rumah korban Putri Handayani (25), tersangka bersama temannya (DPO) mengambil satu unit sepeda motor. Kasus pencurian tersebut telah dilaporkan korban ke Polsek Medan Area pada hari itu juga,” sebut Hartono didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Rudianto Silalahi SH.

Setelah menerima laporan dari korban, polisi lantas melakukan penyelidikan. Hasilnya pada, Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 12.00 WIB polisi menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan tersangka Tumpak berada di Jalan Menteng II Gang Pembangunan, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung menuju ke TKP dan langsung menangkap tersangka. Dari penangkapan itu, kami menyita barang bukti kuci leter T, 2 kunci sepeda motor, linggis, pisau dan sepeda motor Honda Supra X tanpa nomor polisi.”

“Kemudian anggota membawa tersangka untuk dilakukan pengembagan pencarian penadah dan barang bukti lainnya di Jalan Jermal II, Kelurahan Denai, Kecamatan Denai. Namun dalam proses pengembangan itu, tersangka melakukan perlawanan.”

“Dia berusaha menyerang anggota dengan sebilah pisau. Anggota yang melihat itu lantas melakukan tembakan peringatan, akan tetapi tersangka tetap menyerang anggota sehingga dengan terpaksa kita berikan tindakan tegas dan terukur hingga tersangka meninggal dunia,” papar Hartono.

Untuk keperluan visum, jasad tersangka lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara Medan.

(g.01)

Berikan Komentar