Robek dan Buang Alquran ke Selokan, Oknum Polrestabes Medan Dituntut 16 Bulan Penjara

oleh -830 views

garudaonline – Medan | Jaksa Penuntut Umum menuntut Brigadir Tommy Daniel Patar, oknum anggota Polri yang bertugas di Dokkes Polrestabes Medan dengan hukuman 1 tahun dan 4 bulan penjara (16 bulan penjara).

Pria ini dianggap terbukti bersalah melakukan penistaan agama dengan cara mengoyak Alquran dan membuangnya ke dalam selokan.

“Meminta kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, memutuskan, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Tommy Daniel Patar selama 1 tahun dan 4 bulan penjara,” ucap JPU Sindu Hutomo dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Selasa 21 Agustus 2018.

JPU menilai terdakwa bersalah melanggar Pasal 156 huruf A KUHP karena telah melakukan perusakan kitab suci Alquran dan membuangnya ke dalam parit di Masjid Nurul Iman Kompleks RSUPH Adam Malik, Medan.

Terdakwa dinilai menodai dan merendahkan Agama Islam karena Alquran adalah kitab suci umat Islam sehingga hal tersebut dapat menimbulkan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap penduduk yang beragama Islam di Indonesia Khususnya di Kota Medan.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, majelis hakim memunda persidangan pekan depan dengan agenda pembelaan dari terdakwa. Terdakwa yang digiring ke ruang sel tahanan sementara PN Medan, usai persidangan enggan mengomentari tuntutan itu.

Sebelumnya dalam dakwaan disebutkan terdakwa Tommy Daniel Patar pada Kamis 10 Mei 2018 pagi bersama ibunya mengantarkan istri terdakwa yang hendak melahirkan ke Rumah Sakit Umum Pusat Haji (RSUPH) Adam Malik Medan.

Sesampainya di IGD rumah sakit, istri terdakwa dibawa ke lantai III ruang melahirkan.  Terdakwa yang menunggu proses persalinan istrinya itu kemudian turun untuk mengambil tas di parkiran mobil.

Namun pada saat itu terdakwa malah menuju Mesjid Nurul Iman Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik. Dia masuk ke teras masjid melewati lorong masjid melalui bagian belakang ruangan.

Terdakwa langsung ke kamar mandi untuk buang air kecil. Saat itu terdakwa melihat di dalam lemari masjid ada Alquran. Setelah dari kamar mandi lalu terdakwa langsung masuk ke dalam masjid melalui pintu samping dan mengambil empat buah Alquran dan membawanya ke kamar mandi.

Kemudian terdakwa merobek-robek dua buah Alquran dan membuangnya ke dalam parit. Sedangkan dua Alquran lagi diletakkan di atas parit dekat tembok kamar mandi. Usai melakukan hal itu, terdakwa keluar dari masjid dan pergi mengambil tas dalam mobil dan membawanya ke lantai III.

Kasus ini terungkap setelah sejumlah saksi melihat ada kitab suci yang berada di atas parit dan ada juga yang sobek. Mereka kemudian memeriksa melalui CCTV mesjid dan melihat terdakwa yang melakukannya.

(voshkie)

Berikan Komentar