Rupiah Terus Berjaya, Melesat ke Posisi Rp14.270 per Dolar AS

oleh -275 views

garudaonline, Jakarta: Nilai tukar rupiah menguat 1,02 persen atau 146 poin ke level Rp14.270 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Jumat sore (3/1). Kemarin, rupiah ditutup di level Rp14.416 per dolar AS.

Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp14.350 atau menguat dari level kemarin Rp14.474 per dolar AS.

Di kawasan Asia, rupiah tercatat menjadi mata uang paling kuat. Mata uang lain yang berada di zona hijau ialah won Korea Selatan 0,3 persen, peso Filipina 0,15 persen, rupe India 0,44 persen, yuan China 0,07 persen, ringgit Malaysia 0,08 persen, dolar Singapura 0,17 persen, dan baht Thailand 0,52 persen.

Di sisi lain, dua mata uang di kawasan Asia Timur tertahan di zona merah, yakni yen Jepang melemah 0,25 persen, dan dolar Hong Kong 0,02 persen.

Dari mata uang utama negara maju, pergerakannya bervariasi terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,22 persen, dolar Kanada menguat 0,39 persen, rubel Rusia menguat 0,79 persen. Sementara itu, dolar Australia minus 0,37 persen, dan euro Eropa melemah 0,15 persen.

Bank Indonesia (BI) menilai penguatan nilai tukar rupiah pekan ini terjadi akibat tingginya kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan nilai tukar rupiah hari ini, Jumat (4/1), telah berada di level di bawah Rp14.300 per dolar AS.

Tingginya kepercayaan investor tercermin dari larisnya lelang Surat Berharga Negara (SBN) yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan pekan ini. Dalam hal ini, Kemenkeu mengantongi penawaran lebih dari Rp50 triliun atau lebih dari tiga kali dari target indikatif, meski nilai yang dimenangkan hanya Rp28,2 triliun.

“Kepercayaan investor, baik dalam dan luar negeri, terhadap ekonomi Indonesia dan investasi di aset keuangan Indonesia itu sangat kuat dan sangat baik,” ujar Perry, hari ini. (CNN/voshkie)

Berikan Komentar