Safari Subuh di Masjid Al Khoiriyah, Kapolrestabes Medan: Jangan Sampai Umat Terpecah Hanya Karena Prosesi Lima Tahun Sekali

oleh -503 views

garudaonline, Medan: Bertepatan dengan hari mulia, Jumat (1/3), Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto kembali melanjutkan rutinitas program Safari Subuh.

Kali ini Masjid Al Khoiriyah yang berlokasi di jalan Karya Setuju Gang Bilal 12, Karang Berombak, dipilih sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan sebagaimana program dari kepolisian yakni: Mendekatkan diri pada Sang Khalik dan bersilaturahmi bersama warga.

Selain Kapolrestabes Medan, rutinitas sholat subuh berjamaah ini juga dihadiri olehi Kanit Binmas Polsek Medan Barat Iptu Mustar, BKM Al Khoiriyah, Lurah Karang Berombak, Kepling III, para tokoh agama, tokoh masyarakat, personel polrestabes Medan, personel Polsek Medan Barat serta sejumlah jemaah masjid Al Khoiriyah.

Seperti biasa, kegiatan ini diawali dengan temu ramah bersama pengurus BKM Al Khoiriyah, selanjutnya melaksanakan sholat subuh berjamaah, kemudian kultum disampaikan oleh Kapolrestabes Medan, selanjutnya diakhiri dengan sesi foto bersama.

Dalam kultumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto menyampaikan bahwa sholat berjamaah sangat penting dilaksanakan karena salah satu tujuannya yaitu memakmurkan masjid.

“Hal ini juga dilakukan untuk membentuk karakter dan jiwa personel kepolisian agar semakin mengingat Allah, sehingga bisa menjadi polisi yang amanah dalam melaksanakan tugas”, paparnya.

Dadang juga berharap masyarakat ikut andil dalam kegiatan memakmurkan masjid, serta ikut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Program lainnya adalah Maghrib mengaji, khususnya bagi anggota Polri.

“Jangan jadikan Al-Qur’an sebagai hiasan, tapi jadikan ia sebagai pedoman,” ungkap Dadang.

Selanjutnya, program jum’at barokah. Adapun program ini berupa Kepolisian memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Dan tak jenuh saya sampaikan, beberapa waktu ke depan Indonesia akan menghelat pesta demokrasi. Saya hanya berharap, apapun pilihan saudara-saudara sekalian, tolong jaga persatuan, jaga keamanan, jaga ketertiban. Jangan sampai umat terpecah belah hanya karena perkara prosesi lima tahun sekali. Tolong kedepankan akal sehat dan hati nurani. Dengan begitu, perbedaan politik, perbedaan pilihan, bisa diatasi dengan sejuk, santun dan berbudi”, tutup Dadang dengan khidmat. (dfnorris)

Berikan Komentar