Saksi Sebut Raja Bagi-bagi Duit Pasca-Kuna Tewas Ditembak

oleh -1.352 views

garudaonline – Medan | Siwa Prabu selaku saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Aisyah dalam sidang lanjutan pembunuhan berencana terhadap bos airsoft gun, Indra Gunawan alias Kuna menyebutkan Siwaji Raja alias Raja bagi-bagi duit pasca Kuna ditembak mati di depan tokonya di Jalan Kesawan, Medan.

“Setelah bos saya (Kuna) meninggal dunia. Terdakwa Darma terima duit dari Raja lalu membagi-bagikannya kepada terdakwa lain. Hal itu saya dengar langsung dari pihak keluarga Kuna,” ujar Siwa Prabu saat memberikan keterangan di ruang Cakra Utama, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa 29 September 2017 siang.

Saksi Siwa Prabu mengatakan, pertengkaran antara Kuna dengan Raja berlatar belakang pencemaran nama baik di facebook. Keduanya sama-sama ikut dalam organisasi Hindu. Tapi seiring berjalannya waktu keduanya terlibat pertengkaran hingga akhirnya saling melapor ke Polda Sumut.

“Saya kenal Siwaji Raja sudah lama, karena dia tokoh pemuda, dia sering datang ke kuil. Setahu saya, Darma dan Siwaji Raja setahu saya ada hubungan keluarga,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kuna ahli reparasi senjata di Medan, ditembak mati oleh pembunuh bayaran di depan tokonya. Petugas kepolisian berhasil menangkap beberapa orang yang diduga terlibat yakni masing-masing Siwaji Raja alias Raja terduga otak pelaku, Wahyudi alias Culun dan M Muslim penganiaya karyawan toko Kuna.

Kemudian, Jo Hendal alias Zen selaku joki sepeda motor, Putra selaku eksekutor (tewas ditembak), Rawindra alias Rawi selaku pencari dan pengarah eksekutor (tewas ditembak), Chandra alias Ayen dan Jhon Marwan Lubis alias Ucok selaku penyimpan senjata api yang digunakan eksekutor kemudian Darma selaku penerima uang pembayaran bagi eksekutor. Merasa tidak terlibat selanjutnya Raja melakukan upaya prapid sebanyak 2 kali hingga akhirnya kini dia sudah menghirup udara bebas.

(fidel)

Berikan Komentar