Salahkah Mengorek Telinga Menggunakan Cotton Bud?

oleh -231 views

garudaonline, Jakarta: Bolehkah membersihkan telinga dengan cara mengoreknya menggunakan cotton bud? Jawabannya bisa jadi boleh, bisa jadi tidak.

Seperti hidung, telinga juga mengeluarkan kotoran secara berkala yang disebut serumen. Kotoran telinga ini diproduksi kelenjar sebasea dan kelenjar seruminosa bercampur dengan epitel kulit yang terlepas dan partikel debu. Kotoran ini berada pada bagian sepertiga telinga luar.

Spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) dr Hably Warganegara menerangkan kotoran telinga terdiri dari empat jenis. Jenis kotoran ini memengaruhi apakah telinga boleh dibersihkan dengan mengorek atau tidak.

“Pertama yang normal, ada yang kering, ada yang padat tapi lembek, ada yang padat tapi keras. Jadi sebelum dikorek, harus kenali dulu jenis kotoran yang mana,” kata Hably dalam diskusi media dengan Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, Rabu (27/2).

Di Indonesia, 1 dari 10 anak memiliki kotoran yang bermasalah. Sedangkan pada orang dewasa, 1 dari 20 orang memiliki kotoran telinga yang padat.

Hably menyebut, kotoran telinga yang normal akan keluar dengan sendirinya karena tubuh memiliki pertahanan sendiri. Kotoran jenis ini masih boleh dikorek menggunakan cotton bud, jika terasa gatal. Mengorek telinga juga hanya boleh di bagian sepertiga luar.

“Yang normal bisa keluar sendiri, ini masih boleh dibersihkan kalau gatal saja dan jangan sampai batangnya masuk ke telinga bagian dalam. Kadang orang itu kesalahannya sering sugesti tiap habis mandi, tiap hari harus dibersihkan,” ucap Hably.

Padahal, jika terus-terusan dibersihkan dengan mengorek, kuping rawan luka karena memiliki jaringan kulit yang halus.

Sementara jenis kotoran telinga lainnya, seperti yang kering, tak bisa dikorek karena tak akan terangkat dengan lidi kapas. Kecuali, menggunakan tambahan minyak pelumas.

Jenis kotoran yang padat dan menggumpal sama sekali tak boleh dikorek karena justru akan membuat kotoran kembali masuk ke dalam telinga.

“Kalau gumpal keras sudah pasti akan terdorong ke dalam dan ini berbahaya,” ujar Hably.

Kotoran telinga yang terdorong ke dalam dapat menimbulkan komplikasi gangguan pendengaran dengan gejala rasa nyeri dan pendengaran berkurang. Kotoran telinga dengan jenis padat dapat dibersihkan dengan bantuan alat di dokter. (CNN/dfn)

Berikan Komentar