Sandi Uno Ingin Tekan Angka Kemiskinan dengan Ciptakan Lapangan Kerja

oleh -911 views

garudaonline, Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyatakan pihaknya tak akan melulu mengandalkan aliran bantuan sosial (bansos) untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran, melainkan fokus menciptakan lapangan kerja demi memecah persoalan. Hal itu akan dilakukan jika berhasil memenangkan Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019.

Sandi menuturkan bansos akan tetap ada untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah yang hidupnya benar-benar dekat dan di bawah garis kemiskinan.

“Bansos tetap dilanjutkan, tapi harus ada langkah selanjutnya, apa? Agar mereka bisa naik kelas, sehingga angka kemiskinan bisa menurun,” ucap Sandi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/11).

Hanya saja, kata dia, pemberian bansos dirasa tak cukup jitu bila berdiri sendiri. Sebab, masyarakat jadi rentan bergantung pada pemerintah. Oleh karena itu, perlu kebijakan penciptaan lapangan kerja yang lebih luas agar masyarakat juga bisa mengandalkan diri sendiri untuk memerangi kemiskinan. Dengan begitu, sambungnya, masyarakat bisa memperoleh penghasilan.

“Kami ingin memastikan lebih banyak masyarakat yang terangkat potensinya untuk diberdayakan, diberikan tools (alat). Bukan diberikan ikan, tapi kailnya dan diberikan industrinya juga untuk bisa berkembang ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, tak hanya memberikan kesempatan kerja yang lebih luas, kubu Prabowo-Sandi juga akan fokus memberi pelatihan, pengembangan pemasaran, hingga akses permodalan. Tujuannya, agar penciptaan lapangan kerja, misalnya melalui segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapat jaminan dari pemerintah ke depan.

Dari sisi pelatihan, ia bilang, akan ada pelatihan bagi para pengusaha UMKM. Lalu, mereka juga akan diberikan teknik pemasaran hingga akses pasar. Khusus untuk permodalan, pemerintahannya akan mengatur skema permodalan dari bank, pembiayaan, hingga sumber permodalan lain, misalnya dana bergulir yang disebutnya sudah ada dalam sistem pemberdayaan UMKM saat ini.

“Kalau ada yang bilang mana langkah konkretnya? Kami rasa ini sudah sangat konkret, karena saya pernah jalankan di DKI Jakarta kemarin,” katanya.

Tak ketinggalan, katanya, kubu Prabowo-Sandi akan memastikan harga komoditas pangan stabil dan terjangkau. Hal ini untuk turut mendukung daya beli masyarakat. Caranya, dengan mengadopsi semangat sistem ekonomi era Orde Baru (Orba) kala Presiden Indonesia ke-2 Soeharto memimpin Tanah Air.

Ia bilang, dalam sistem ekonomi Orba, pemerintah kala itu berhasil melakukan swasembada pangan dan energi, sehingga berhasil menghadirkan harga bahan pangan yang sesuai dengan kantong masyarakat.

Menurutnya, swasembada pangan sangat mungkin dicapai Indonesia dengan menggenjot sumber produksi dari sektor pertanian. Pasalnya, klaim Sandiaga, Indonesia kaya akan sumber energi, termasuk yang merupakan energi baru terbarukan.

“Kalau bisa kembangkan energi baru dan terbarukan, kami bukan hanya menghadirkan harga energi yang terjangkau, tapi juga bisa menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya,” pungkasnya. (cnn/voshkie)

Berikan Komentar