Sekali Beraksi, Komplotan Curanmor Ini Bisa Gasak 5 Sepeda Motor

oleh -802 views
Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH dan anggotanya merilis dua dari empat anggota komplotan curanmor antar-provinsi yang ditembak lantaran melakukan perlawanan

garudaonline – Medan | Empat anggota komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) antar-provinsi yang ditembak personel Unit Reskrim Polsek Delitua mampu menggasak sekaligus lima unit sepeda motor dalam sekali beraksi.

Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Dalam sehari mereka mampu mengambil lima unit sepeda motor sekaligus,” kata Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH, Minggu (13/8/2017).

“Ini mereka lakukan di Jalan Irigasi dan Perumahan Kwala Bekala Asri, Jalan Kapiten Purba, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan pada Senin 3 Juli 2017 sekira pukul 03.00 WIB,” tuturnya.

Sebelum beraksi, dari rumah kos di Pasar Inpres Kwaka Bekala, satu tersangka atas nama Alexander Bukit alias Alex (32) warga Jalan Pintu Air 4, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor berboncengan dengan tersangka Suprayetno alias Sisu (42) warga Jalan Pintu Air 1 Gang Kali, Kecamatan Medan Johor.

“Mereka berdua naik sepeda motor Suzuki Satria FU. Sedangkan dua tersangka lainnya atas nama Edi Syaputra alias Ganden (32) warga Jalan Pintu Air 1 Gang Permai, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, dan Andi Rifai (24) warga Jalan Bahagia Gang Sada Ari, Kelurahan Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru naik sepeda motor Yamaha Mio Z.”

“Mereka berkeliling mencari sepeda motor yang parkir di teras depan rumah. Ketika melintas di Jalan Irigasi, tersangka Alex menyuruh Ganden dan Rifai menunggu di pinggir jalan. Sementara Alex dan Sisu masuk ke dalam perumahan Bekala Asri untuk memantau,” ujar Wira.

Saat menunggu di pinggir Jalan Irigasi, sambung Wira, Ganden dan Rifai melihat dua unit sepeda motor parkir di depan salah satu rumah. Lantas tersangka Ganden membuka pintu gerbang yang tidak terkunci dan mendorong sepeda motor Honda Vario yang stangnya tidak terkunci.

Kemudian, tersangka Rifai membawa sepeda motor Honda Vario itu ke rumah kos di Pasar Inpres. Di lain tempat, dari teras salah rumah di Perumahan Bekala Asri, dua tersangka atas nama Alex dan Sisu mengambil sepeda motor Honda Beat lalu membawanya juga ke rumah kos di Pasar Inpres.

“Setelah menyimpan dua unit sepeda motor hasil curiannya itu, tersangka Alex, Sisu, dan Rifai kembali lagi ke Perumahan Bekala Asri naik sepeda motor Satria FU. Sesampainya di sana, di teras salah satu rumah warga, mereka kembali mengambil tiga unit sepeda motor sekaligus yakni Honda Beat Pop, Hoda CBR, dan Honda Beat.”

Kemudian mereka kembali membawa ketiga unit sepeda motor hasil curiannya itu ke rumah kos di Pasar Inpres. Setelah terkumpul lima unit, para tersangka kemudian menjualnya kepada seorang bernama Alpin yang disebut-sebut oknum aparat di Aceh,” papar Wira.

Dikatakan dalam kasus ini, para korban, antara lain Monaris Siagian, Josua Ompu Sunggu, dan Hermansyah telah membuat laporan polisi ke Polsek Delitua.

Sementara, keempat tersangka dalam pemeriksaan mengaku sudah lebih dari 40 kali melakukan aksi curanmor di wilayah Kota Medan. 25 kali di wilayah hukum Polsek Delitua, 6 kali di Sunggal, 8 kali di Medan Baru, dan 1 kali di wilayah hukum Polsek Pancur Batu.

(g.01)

Berikan Komentar