Selamat dari Kecelakaan Pemandian Air Panas, Mahasiswa UNPRI Dirujuk ke RS Royal Prima

oleh -766 views

garudaonline, Medan: Dua mahasiswa Universitas Prima Indonesia (UNPRI) yang selamat dari kecelakaan robohnya tembok di Pemandian Air Panas Daun paris Raja Berneh, di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo,‎ dirujuk dari Rumah Sakit Efarina ke Rumah Sakit Royal Prima, Kota Medan untuk penangan medis lebih baik lagi.

“Dua mahasiswa selamat atau luka-luka dalam kondisi para ‎sudah dirawat di RS Royal Prima. Selainnya, sudah pulang ke rumah,” ucap Kepala Humas UNPRI, Devi Marlin, Senin (3/12) siang.

Dalam peristiwa terjadi, Minggu (2‎/12) pagi sekitar Pukul 06.00 WIB. Mengakibatkan 7 mahasiswa meninggal dunia dan 9 mahasiswa mengalami luka-luka. Dikarenakan tertimpah tembok yang roboh menimbun para korban.

Devi menyebutkan kedua korban selamat itu, sedang ditangan medis dengan kondisi luka disekujur tubuh dan mendapatkan penanganan medis secara gratis, karena kedua mahasiswa itu adalah pasien BPJS.

“Kebetulan mereka pasien BPJS. Karena, UNPRI semua mahasiswanya menggunakan BPJS. Masuk di UNPRI langsung dapat BPJS‎,” kata Devi.

Begitu juga, satu jenazah korban sudah dipulangkan ke kampungan halamannya ke Nias, kemarin. Dengan menumpang ambulans RS Royal Prima didampingi perwakilan pihak keluarga‎ korban.”Satu jenazah itu, sedang dalam perjalanan,” tutur Devi.

Ia mengungkapkan pihak UNPRI tidak ada memberikan santunan kepada mahasiswa yang meninggal dunia dan selamat dalam insiden tersebut. Karena, mereka pergi tanpa sepengetahuan pihak kampus dalam kegiatan malam keakraban antar Ikatan Mahasiswa Karo (IMKA) di Pemandian Panas tersebut.

“Mereka itu, pergi tidak ada izin sama kita. Tanpa sepengetahuan kita, itu insiatif mereka,” ucap Devi.

Disinggung apa dilakukan pihak Rektorat UNPRI terhadap organisasi eksternal kampus, agar kejadian serupa tidak terulang kembali?. Namun, Devi mengatakan akan meminta arahkan kepada Rektorat UNPRI.‎”Kalau itu, nanti saya tanya arahan dari Rektor,” pungkasnya. (dfnorris)

Berikan Komentar