Seorang Lagi Perampok dan Pembunuh Driver Grab Bike di Medan Ditembak Mati

oleh -1.469 views
Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw (tengah) didampingi Wakapolda Brigjen Pol Agus Andrianto (2 dari kanan), Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho (2 dari kiri) dan Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah (kiri) memberikan keterangan terkait penangkapan pelaku perampokan dan pembunuhan driver grab bike

garudaonline – Medan | Personel Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru menembak mati seorang lagi pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap driver grab bike bernama Riduan Limbong (33) warga Jalan Palem 9 Lingkungan X Blok IX, Kelurahan Helvetia, Kecamatana Medan Helvetia.

Tersangka ketiga yang diberikan tindakan tegas tersebut adalah, Harianto alias Ari Tato (22) warga Tembung Percut Seituan. Dia ditembak di kawasan Jalan Sabaruddin, Kecamatan Medan Area, Senin 25 September 2017 sekitar pukul 21.00 WIB.

Sebelumnya, polisi telah menangkap dua orang pelaku dimana seorang di antaranya juga ditembak mati. Mereka adalah Mailandi Dewantoro (24) warga Jalan Tuba IV, Kecamatan Medan Denai (ditahan di Mapolsek Medan Baru) dan Zailani alias Ze (25) warga Jalan Pinguin XIV Perumnas Mandala, Medan (ditembak mati).

“Kasus perampokan dan pembunuhan terhadap driver grab bike di bundaran Hotel Pardede Medan, Jalan Juanda, Kecamatan Medan Polonia ini masih kami kembangkan. Masih ada lagi seorang terduga pelaku yang belum tertangkap. Inisialnya A,” kata Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho di RS Bhayangkara Medan, Selasa (26/9/2017).

Dikatakan, tersangka ketiga atas nama Ari Tato disergap tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru di bawah pimpinan Kasatreskrim AKBP Febriansyah dan Kapolsek Medan Baru Kompol Hendra Eko Triyulianto pada Senin (25/9/2017) sekitar pukul 21.00 WIB.

“Saat dilakukan penyergapan di Jalan Sabarudin, Kecamatan Medan Area, tersangka H alias AT (Harianto alias Ari Tato) mengeluarkan pisau dan menyerang petugas. Kemudian tim gabungan melakukan tembakan peringatan namun tidak diindahkan tersangka.”

“Dia malah terus menyerang anggota sehingga terhadap tersangka dilakukan tindakan tegas karena sudah mengancam jiwa anggota. Selanjutrnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis, namun tersangka dinyatakan meninggal dunia,” papar Kapolda.

(g.01)

Berikan Komentar