Sepekan Operasi Pekat, Polres Nias Selatan Sita 340 Liter Tuak Suling

oleh -1.348 views
Personel Polres Nias Selatan merilis hasil operasi pekat berupa ratusan liter tuak suling

garudaonline – Nias Selatan | Aparat Kepolisian Resor (Polres) Nias Selatan yang menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) berhasil menyita 11 jeriken tuak suling dengan volume sekitar 340 liter.

“Operasi Pekat ini digelar sejak Senin (6/8/2018) hingga Sabtu (11/8/2018) kemarin,” ujar Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F Napitupulu SIK MH dalam siaran persnya diterima wartawan, Minggu (12/8/2018).

Dikatakan dari 340 liter tuak suling, 45 liter diantaranya disita Polsek Lahusa dari kawasan Jalan Lahusa menuju Teluk Dalam pada Senin (6/8/2018).

“Tuo nifaro tersebut ditemukan dari dalam mobil avanza yang dikemudikan AFT (40) warga Desa Sifaoroasi Gomo, Kecamatan Gomo,” sebut Faisal.

“Rencananya,  tuo nifaro yang dibeli AFT dari Desa Foa, Kecamatan Gido itu akan dibawa ke Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan,” sambungnya.

Kemudian, dalam operasi selanjutnya personel Polsek Lolowau berhasil mengamankan 2 jeriken tuak suling dengan rincian 1 jeriken berisi 35 liter dan 1 jeriken lagi berisi 15 liter.

Tuak tersebut diamankan dari lokasi penyulingan di Desa Soliga, Kecamatan Huruna. Menurut penyulingnya, tuo nifaro tersebut dan akan dijual.

Di tempat terpisah, personil Polsek Lolowau juga menyita sekitar 245 liter tuo nifaro dari sebuah mobil col diesel bernomor polisi B 9030 TYV.

Tuak tersebut menurut sopirnya WN adalah milik IB, warga Desa Sifaorasi, Kecamatan Huruna. Rencananya, tuak itu akan dijual ke Pekan Onozumba, Kecamatan Onozumba, Kabupaten Nias Selatan.

Dalam kaitannya, Polres Nias Selatan dan polsek jajaran akan terus melakukan penertiban peredaran minuman keras di Kabupaten Nias Selatan untuk menegakkan peraturan Bupati Nias Selatan Nomor : 04.20_33 Tahun 2017 tentang larangan minuman beralkohol di Kabupaten Nias Selatan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Nias Selatan maupun warga dari luar Nias Selatan agar tidak membawa apalagi menjual minuman keras yang tidak memiliki ijin di Kabupaten Nias Selatan,” imbuh Faisal.

“Jika kedapatan, akan kita sita dan tidak tertutup kemungkinan para penjual maupun pengedarnya akan kita jerat dengan sanksi pidana,” tegasnya.

(g.01)

Berikan Komentar