Sering Dimintai Sabu, Pria Habisi Nyawa Kerabat Sendiri

oleh -1.003 views

garudaonline, Medan: Habisi nyawa seseorang karena acap minta sabu, Wira Darma alias Uwenk berhasil diringkus aparat.

Pelaku pembunuhan diamankan Polsek Patumbak saat sedang asik main internet. Uwenk, pelaku pembunuhan terhadap Afrian Winata Tarigan (27) warga perumahan Sigara-gara Patumbak yang ditemukan tewas terbunuh dalam kondisi terikat dan terbungkus kain di dalam sumur tua di Desa Sigara-gara, Patumbak, Selasa (27/11) malam lalu.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi menyampaikan, pelaku pembunuhan yang diringkus tak lain merupakan kerabat korban.

“Pelaku ditangkap di Jalan Garu I di sebuah warnet, dua hari setelah mayat korban ditemukan,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (3/12/2018).

Ginanjar menjelaskan, dari pengakuan tersangka, pembunuhan tersebut dilakukan karena pelaku merasa kesal, sebab korban kerap meminta narkotika jenis sabu kepada pelaku secara paksa. Pelaku sendiri, sebut Ginanjar merupakan seorang pengedar narkoba.

“Pelaku sendiri ada dua orang. Satu tersangka lainnya berinisial HK (adik pelaku) saat ini masih DPO dan diburu,” jelasnya.

Ginanjar menceritakan, pembunuhan itu terjadi di dalam kamar pelaku, pada tanggal 1 November 2018. Pelaku yang kesal karena dimintai sabu oleh korban, lalu mengambil kapak dan menghantamkannya ke kepala korban sebanyak tiga kali.

“Mayat korban sendiri baru ditemukan sekitar 3 minggu setelah kejadian pembunuhan,” sebutnya.

Usai memukul korban dengan kapak, lanjut Ginanjar, kedua pelaku lalu menjerat korban dengan kawat. Setelah korban meninggal, kedua pelaku kemudian membungkus korban dengan kain, dan membuangnya kedalam sumur lalu melarikan diri.

“Saat ditangkap, pelaku mencoba kabur dan melawan petugas dengan menggunakan dua buah obeng. Sehingga pelaku harus dilumpuhkan dengan tembakan pada kedua kakinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Wira mengatakan, jika dirinya melarikan diri setelah mayat korban berhasil ditemukan. Namun kepada wartawan, ia mengaku menyesal karena telah membunuh korban.

“Saya menyesali perbuatan yang telah saya lakukan,” ucapnya. (dfnorris)

Berikan Komentar