Siapkan 4000 Amplop Serangan Fajar, Ketua Gerindra Paluta Terjerat OTT

oleh -58 views

garudaonline, Paluta: Dari jauh hari Pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum telah mewanti-wanti para kontestan pesta demokrasi untuk tidak melakukan praktek politik uang alias serangan fajar.

Namun imbauan ini tak diindahkan, malah dilakukan secara masif dan terang-terangan.

Seperti yang dilakukan Wakil Bupati Padang Lawas Utara (Paluta) yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Paluta, Hariro Harahap bersama 13 orang tim suksesnya.

Hariro dan koleganya terjerat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polres Tapanuli Selatan, Senin (15/4). Mereka diduga telah menyiapkan sekitar 4.000 amplop berisi uang untuk serangan fajar saat Pemilu 2019.

Anggaran serangan fajar itu digunakan untuk memenangkan istrinya Masdoripa Siregar, Calon Anggota DPRD Kabupaten Paluta dari Partai Gerindra Nomor Urut 3 Dapil I. Bahkan dalam barang bukti yang diamankan, disita pula stempel berlogo Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo-Sandi sebanyak 1 buah.

“Informasi yang kita terima ada 4.000 amplop yang disiapkan untuk serangan fajar. Isinya Rp200-Rp250 ribu. Jadi diperkirakan hampir setengah miliar lebih,” kata Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Irwa Zaini, Senin (15/4).

Kapolres menyebutkan penangkapan itu berawal saat polisi meringkus empat orang dari Toyota Kijang warna kuning dengan nomor polisi BK 1462 YG. Keempat orang itu yakni Sabaruddin Harahap, Mual Harahap, Fakih Imam Muda Harahap dan Rizal. Keempatnya menerima amplop berisi uang, diketahui baru keluar dari rumah Masdoripa Siregar.

“Setelah diperiksa, di dalam mobil ditemukan sejumlah amplop berisi uang, kartu nama Ketua DPD Gerindra Padang Lawas Utara, Hariro Harahap, kartu Calon Legislatif Kabupaten Paluta dari Partai Gerindra, Nomor Urut 3 Dapil I atas nama Masdoripa Siregar,” jelasnya.

Kemudian polisi mendatangi kediaman caleg yang ditemukan kartu namanya tersebut. Dari dalam rumah, petugas kembali mengamankan sembilan orang dan 118 amplop uang yang siap dibagikan.

Adapun sembilan orang tersebut yakni Fajar Harahap, Ali Asman Siregar, Sutan Kumala Siregar, Khairul Afandi Siregar, Harianto Harahap, Muhammad Rifai Harahap, Hasanuddin Simbolon, Irfan Harahap dan Maralaut Siregar.

“Petugas juga mengamankan amplop sebanyak 118 buah dengan isi dalam amplop uang bervariasi dengan besaran antara Rp150.000, Rp200.000 hingga Rp300.000, serta satu buah kartu nama Caleg DPRD Kabupaten Paluta Partai Gerindra nomor urut 3 Dapil I atas nama Masdoripa Siregar,” paparnya.

Dari dalam rumah Wakil Bupati Padang Lawas Utara tersebut, juga ditemukan kwitansi dan daftar nama penerima amplop lengkap dengan NIK penerima serta penyalurnya. Jumlahnya sekitar 2.582 amplop.

“Dalam kwitansi itu ada nama penerima dan NIK serta nama penyalurnya. Jadi siapa yang akan dibagi sudah ada namanya. Total dari yang berhasil kita amankan dan sudah tersebar ke tim sukses sekitar 4.000 amplop,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, kasus tersebut akan dilimpahkan ke Bawaslu Kabupaten Paluta. “Totalnya ada 14 orang yang diamankan. Nantinya mereka akan diserahkan ke Bawaslu Kabupaten Paluta untuk diproses secara hukum oleh Gakkumdu,” kata dia. (Voshkie)

Berikan Komentar