Sindikat Pengedar Uang Palsu di Medan Ditangkap

oleh -1.486 views
Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH didampingi Kanit Reskrimnya Iptu M Rian Permana SIK merilis tersangka pengedar uang palsu berikut barang bukti

garudaonline – Medan | Dua dari tiga anggota sindikat pengedar uang palsu di Medan, Sumatera Utara berhasil ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Delitua Polrestabes Medan. Kedua tersangka ditangkap di lokasi dan waktu berbeda.

“Satu tersangka dengan inisial RES (40) warga Desa Batu Mbelin, Kecamatan Namorambe, ditangkap di depan warung bakso, Jalan AH Nasution, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor,” ujar Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH, Minggu (15/10/2017).

RES ditangkap pada Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. Darinya disita barang bukti uang palsu sebanyak Rp4 juta.

Kemudian seorang lagi tersangka dengan inisial AA (53) warga Jalan Jermal III Bangun Sari I, Kelurahan Datuk Kabu, Percut Seituan ditangkap di depan Alfamart, Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor.

“Tersangka AA kami tangkap dua jam setelah penangkapan tersangka RES. AA merupakan seorang mantan residivis dalam kasus yang sama yakni pengedar uang palsu tahun 2010 lalu.”

“Dia divonis oleh hakim PN Medan selama 4 tahun penjara dan pada saat kami tangkap kemarin, darinya kami sita barang bukti uang palsu sebanyak Rp2,5 juta,” terang Wira.

Dijelaskan, penangkapan kedua tersangka RES dan AA merupakan hasil pengembangan informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa mereka akan melakukan transaksi uang palsu di Jalan AH Nasution ada transaksi uang palsu.

Terhadap kedua tersangka hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 36 ayat (2) dan ayat (3) UU RI No 7 tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda Rp 50 miliar.

Terkait kasus ini, Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna SH SIK MH mengimbau masyarakat agar melakukan 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) untuk menghindari uang palsu.

“Bagi masyarakat yang menemukan uang palsu agar melapor ke petugas kepolisian atau manfaatkan aplikasi Polisi Sumut Kita dalam pelaporannya,” imbuh Wira.

(g.01)

Berikan Komentar