Sindikat Perampok yang Mengaku Polisi di Medan Sudah Beraksi 50 Kali

oleh -1.739 views
Kapolrestabes Medan KBP Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si didampingi Kasatreskrimnya AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H, dan Kanit Pidum AKP Rafles Langgak Putra, S.I.K memberikan keterangan pers terkait penangkapan tiga anggota sindikat perampok ngaku polisi

garudaonline – Medan | Sindikat perampok yang mengaku polisi dan melibatkan wanita di Medan, Sumatera Utara ternyata sudah puluhan kali beraksi.

Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi (KBP) Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si didampingi Kasatreskrimnya AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K., M.H, mengatakan hal itu terungkap dari hasil pemeriksaan para pelaku.

“Pengakuan mereka sudah 50 kali beraksi dengan modus operandi yang sama dan TKP yang berbeda,” kata Dadang, di Mapolrestabes Medan, Jumat 26 Oktober 2018.

Disebutkan, meski ingat jumlah aksi kejahatannya namun mereka tidak ingat di mana saja melakukan aksi perampokan.

Beberapa TKP yang mereka ingat antara lain di Jalan Sunggal, Tani Asli, Martubung, Sei Kambing Kutilang, Kampung Lalang, Delitua, Sei Mencirim, Simalingkar, Garu, Petisah, Helvetia, dan Jalan Kelambir V.

Sindikat ini terakhir kali merampok seorang sopir Go-Car bernama Michael Sihotang (29) warga Jalan Harmonika Baru Gang, Kelurahan Medan Selayang.

Adapun anggota sindikat perampok ini antara lain, Budi Hardi alias Budi (33) warga Jalan Persatuan Kompleks Lizia Gargen III, Medan, Auryn Kenekeysia (23) warga Jalan Damar 16 Perumnas Simalingkar / Jalan Bilal Ujung Gang Bakti, Medan, dan Alvy Syahrin alias Alvi (27) warga Jalan Jemadi Gang Kelapa Dua, Kelurahan Pulo Brayan II, Kecamatan Medan Timur.

(g.01)

Berikan Komentar