Skripsi Ditolak, Mahasiswa Unimed Gantung Diri

oleh -1.128 views

garudaonline, Medan: Seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di kediamannya, di Jalan Gagak, Perumnas Mandala, nomor 26, Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (21/11) petang. Kuat dugaan dia nekat mengakhiri hidup karena skripsinya selalu ditolak dosen.

Kejadian itu sontak menggegerkan warga sekitar. Berbondong-bondong mereka mendekat ke rumah yang dihuni laki-laki 23 tahun tersebut.

Saat ditemukan sekira pukul 18.00 WIB, jenazah terlihat sudah tergantung wayar. Keluarga yang menemukan sempat membawanya ke klinik terdekat. Sayang, nyawa laki-laki yang diketahui bernama Marolop Marko Manurung tidak bisa diselamatkan.

Jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Menurut tetangga di lingkungan tempat tinggal Marko, ia dikenal baik. Namun dia seorang yang pendiam dan jarang beegaul. Sepulang dari kampus, Marko langsung balik ke rumah.

“Baik ini anaknya. Kalau menurut keterangan edak (kakak) itu, korban ada masalah di kampusnya. Katanya skripsinya ditolak dosennya sehingga dia jadi depresi,” sebut seorang perempuan paruh baya yang sedang melayat.

Menurut perempuan tersebut Marko adalah mahasiswa Universitas Negeri Medan asal Aek Kanopan, Rantauprapat. Di Medan dia tinggal bersama keluarga dari orangtuanya.

Sementara itu Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Percut Sei Tuan, yang mendapat informasi tiba di rumah duka untuk melakukan identifikasi. Kemudian personel berkordinasi dengan Tim Inafis Polrestabes Medan.

“Hasil pemeriksaan Tim Inafis tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kuat dugaan korban meninggal dunia karena bunuh diri. Keluarga bermohon agar jasad korban tidak dilakukan otopsi, karena keluarga sudah menerima kematian korban,” ujar Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri. (voshkie)

Berikan Komentar