Subuh Berjamaah di Masjid Kauman, Kapolrestabes Medan Imbau Masyarakat Waspadai 3 Hal

oleh -774 views

garudaonline, Medan: Masjid Kauman kali ini jadi tuan rumah bagi Safari subuh berjamaah, Kamis (28/2).

Sejalan dengan rutinitas sebelumnya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto bersama Walikota Medan Drs. H.T. Zulmi Eldin melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid yang berlokasi di jalan Gaperta 37 Helvetia Medan tersebut.

Selain Kapolrestabes Medan dan Walikota, Safari. Subuh ini juga dihadir KA SPKT Kompol M Hasibuan, Kabag Agama Pemko Medan Adlan, Sag., Kapolsek Helvetia Kompol Trila Murni, Camat Medan Helvetia Parlaungan Nst, BKM Masjid Kauman, Lurah, Kepala Lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, personel Polsek Helvetia, personel Polrestabes Medan serta jamaah yang berdatangan dari daerah sekitar.

Adapun kegiatan ini diawali dengan temu ramah bersama pengurus BKM masjid Kauman, dilanjutkan dengan kultum dari Kapolrestabes Medan dan ditutup dengan sesi poto bersama.

Dalam kuliah singkat tersebut Kapolrestabes Medan Dadang Hartanto menyampaikan bahwa beribadah bukankah ritual agar dilihat manusia, melainkan ungkapan cinta dan sukur kepada Sang Pencipta.

“Selain membangun kedekatan pada warga melalui subuh berjamaah, program Safari Subuh ini sudah menjadi rutinitas kepolisian sekaligus momen untuk menyampaikan hal-hal dan informasi yang berkembang saat ini.” ungkapnya dalam sesi kuliah subuh.

Menurut Dadang, secara umum situasi kota medan aman terkendali. Terlebih didukung oleh kepedulian masyarakat untuk ikut berpartisipasi menciptakan kedamaian dan ketentraman.

Untuk membangun kota medan ini, tambah Dadang, Kepolisian tak berjalan sendirian melainkan bekerjasama dengan pemko Medan.

Adapun langkah yang dilakukan seperti menertibkan papan reklame, penertiban
pasar dan bangunan yang tidak memiliki IMB. Tujuannya agar Kota Medan menjadi rapi dan moderen dengan lingkungan yang indah serta tertata, karakter penduduk terbuka serta ulet untuk memiliki kemajuan.

Dadang juga mengharapkan agar Kota Medan bersih dari narkoba dan kriminalitas hingga Kota Medan dapat menjadi barometer di Indonesia karena memiliki potensi yang luar biasa.

Ditambahkan Dadang lagi bahwa jelang perhelatan pesta demokrasi ada 3 hal yang harus diwaspadai yakni hoaks, ujaran kebencian (hate speech) dan isu sara yang senantiasa merajalela. Oleh karena itu Dadang mengimbau masyarakat untuk tidak terpecah belah kendati ada perbedaan pilihan maupun perbedaan pandangan. (dfnorris)

Berikan Komentar