Hanya 25 Persen Pekerja di Sumut Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

oleh -307 views

garudaonline, Medan: Hinggasaat ini baru 25 persen dari 5 juta pekerja di Sumatera Utara (Sumut) yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Padahal dengan tercover dalam BPJS Ketenagakerjaan maka pekerja tidak lagi menanggung beban seorang diri atas risiko kerja.

“Berdasarkan data BPS Sumut, ada 5 juta pekerja di Sumut. Tapi hanya 25 persen pekerja yang tercover. Itu didominasi pekerja formal dan sektor konstruksi,” kata Deputi Direktur Wilayah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Umardin Lubis, Sabtu (15/12/2018).

Umardin menjelaskan pekerja yang belum terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan mayoritas dari sektor informal khususnya UMKM. Sedangkan perusahan besar, kata Umardin, mayoritas sudah mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Banyak pekerja informal yang belum terdaftar. Kalau perusahaan besar sudah semua. Makanya tahun depan kita targetkan harus banyak pekerja yang sudah tercover. Karena pekerja baik itu formal maupun informal sebenarnya wajib tercover BPJS Ketenagakerjaan ini,” pungkasnya.

Menurut Umardin, kendala yang dihadapi selama ini adalah masih banyak pekerja informal yang merasa tidak perlu mendaftarkan diri dalam BPJS Ketenagakerjaan. Sebab mereka merasa belum terlalu membutuhkannya.

“Kalau pekerja informal, mereka merasa tidak wajib. Karena bukan kebutuhan saat itu. BPJS Kesehatan saja yang merupakan kebutuhan, masih banyak yang pada saat butuh baru mendaftar. Apalagi BPJS Ketenagakerjaan, banyak pekerja yang merasa belum butuh. Jadi ini yang mau kita ubah agar menjadi kebutuhan,” jelasnya.

Karena itu, kata Umardin, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi secara masif untuk meningkatkan kesadaran bagi pekerja agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kegiatan sosialisasi ini salah satunya kepada pekerja sektor informal yang masih banyak belum mengetahui perlunya terdaftar BPJS Ketenagakerjaan. Kita harap banyak pekerja yang sadar akan perlunya terdaftar BPJS Kesehatan,” sebutnya. (dfnorris)

Berikan Komentar