Tak Stabil, Rupiah Terjerembab di Level Rp14.155

oleh -437 views

garudaonline, Jakarta: Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.155 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Rabu pagi (16/1). Posisi ini melemah 65 poin atau 0,46 persen dari perdagangan Selasa (15/1) di Rp14.090 per dolar AS.

Di kawasan Asia, beberapa mata uang bersandar di zona hijau, seperti baht Thailand menguat 0,03 persen, dolar Singapura 0,1 persen, dan yen Jepang 0,22 persen.

Namun, beberapa diantaranya terperosok ke zona merah, seperti peso Filipina melemah 0,26 persen, won Korea Selatan minus 0,25 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,11 persen.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju yang bergerak variasi. Franc Swiss dan rubel Rusia menguat 0,03 persen dan 0,06 persen dari dolar AS.

Sementara dolar Australia melemah 0,07 persen, poundsterling Inggris minus 0,04 persen, dolar Kanada minus 0,01 persen, dan euro Eropa minus 0,01 persen.

Kendati melemah, Analis CSA Research Institute Reza Priyambada melihat rupiah masih berpotensi menguat pada hari ini karena pengaruh dari pelemahan mata uang China. Meski, dolar AS juga mulai bangkit dengan memanfaatkan pelemahan euro Eropa.

“Rupiah masih berada di lower bollinger band, sehungga masih mungkin kembali mengalami penguatan, meski ada koreksi sebelumnya,” ujarnya, Rabu (16/1).

Di sisi lain, sentimen negatif dari buruknya data defisit neraca perdagangan Indonesia 2018 sebesar US$8,57 miliar dirasa tak akan berlangsung lama. Sebab, indikator perekonomian lain masih cukup menopang pertumbuhan. (CNN/voshkie)

Berikan Komentar