Tanam Ganja di Kebun Cabai, Seorang Sopir Dibekuk Petugas

oleh -499 views

garudaonline, Sergai: Nasib apes sedang menimpa Hendra (36), warga Dusun Suka Makmur, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir mobil tersebut ditangkap petugas karena menanam ganja di kebun cabai miliknya.

Menurut keterangan Kasat Narkoba Polres Sergai AKP Martualesi Sitepu, ditemukan satu batang pohon ganja setinggi 128 cm di areal kebun cabai tersangka.

Martualesi menjelaskan penangkapan ini bermula dari adanya informasi masyarakat mengenai seorang warga yang menanam ganja di kebun miliknya di Dusun Suka Makmur, Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai.

“Selanjutnya, setelah 3 minggu melakukan penyelidikan, diketahui bahwa pemilik kebun tersebut bernama Hendra,” jelasnya, Kamis (7/3).

Setelah mendapatkan identitas pemilik, lanjut Martualesi, pihaknya pun langsung membekuk Hendra dikediamannya, Rabu (6/3) pukul 09.00 WIB. Kemudian, dengan didampingi Kepala Dusun setempat, dilakukan penggeledahan ke kebun cabai yang ditanami ganja oleh Hendra, yang berjarak 100 meter dari rumahnya.

“Dari hasil penyisiran, ditemukan 1 batang tanaman ganja yang ditanam diantara tanaman ubi dan cabai,” bebernya.

Martualesi menyebutkan, dari hasil interogasi yang dilakukan, Hendra mengaku bahwa tanaman ganja tersebut ditanamnya sekitar 2 bulan lalu. Namun, Hendra menerangkan, sampai saat ini, ia belum pernah memanen daunnya.

“Tersangka juga mengaku mendapatkan bibit tanaman ganja berawal dari kebiasaannya dalam mengisap daun ganja. Kemudian ia menyisihkan bijinya untuk ditanam,” terangnya.

Adapun biji yang ditanami, lanjut Martualesi, sebenarnya ada 10 biji. Akan tetapi tanaman yang tumbuh hanya 1 batang.

“Dari hasil pengembangan kasus, ternyata tersangka pernah ditangkap sekitar 2 tahun yang lalu saat berpesta ganja digubuk ladangnya. Namun saat sudah diborgol, tersangka berhasil melarikan diri,” paparnya.

Atas perbuatannya, Martualesi menuturkan, Hendra akan dijerat dengan pasal 114 sub 111 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Yakni dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun. (Voshkie)

Berikan Komentar