Teriakkan Ganti Presiden dan Acungkan 2 Jari di Acara NU, Polisi Amankan 8 Anggota FPI

oleh -533 views

garudaonline, Medan: Kegiatan tabligh akbar dan tausyiah kebangsaan dalam memperingati hari Lahir ke-93 Nahdathul Ulama (NU) di Lapangan Sri Mersing Kota Tebing Tinggi, Sumut, berakhir ricuh, Rabu (27/2/2019). Polisi mengamankan delapan orang dari Front Pembela Islam (FPI) yang merusuh dengan meneriakkan ganti presiden serta mengacungkan dua jari di acara itu.

“Saat seorang penceramah bernama Gus Muwafiq tengah memberikan tausiyah, datanglah Suhairi alias Gogon dan rekannya yang berasal dari FPI. Mereka berusaha masuk ke lokasi kegiatan dan ingin membubarkan acara itu,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Tatan menyebutkan Suhairi dan rekannya merasa tidak terima atas kegiatan tabliq akbar tersebut. Mereka juga menyebut kegiatan itu sesat. Tak hanya itu, lanjut Tatan, ada salah satu teman Suhairi yang menyampaikan kalimat “bubar semua.. bubar semua”. Para perusuh ini datang mengenakan baju #gantipresiden dan mengacungkan dua jari.

“Mereka datang memakai kaos #gantipresiden. Pas mereka masuk, bajunya (#gantipresiden) itu ditutupi, tapi saat berada di dalam, baju luarnya dibuka. Jadi mereka pakai dua baju. Kemudian mereka juga acungkan 2 jari. Orang kegiatan agama kok, apa hubungannya dengan itu,” terangnya.

Kemudian petugas pengamanan berupaya untuk mengingatkan dan meminta Suhairi agar tidak membuat keributan dan kegaduhan. Personel pengamanan berusaha menghalau dan mengingatkan para perusuh agar tidak masuk ke dalam areal kegiatan yang juga dihadiri Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto itu.

“Tetapi mereka semakin berteriak-teriak, minta acara itu dibubarkan dan memaksa Ibu-ibu yang ikut pengajian tersebut untuk berdemo. Tapi ditolak oleh ibu-ibu ajakan tersebut. Mereka tidak terima dan terus membuat kekacauan dan provokasi untuk membubarkan acara tersebut. Mereka juga mendorong-dorong personel kita,” paparnya.

Atas kericuhan itu, personel Polres Tebing Tinggi langsung mengamankan sebanyak 8 orang. Ke delapan orang yang diamankan yakni Syahrul Amri Sirait (Ketua DPC FPI Padang Hilir), Muhammad Fauzi Saragih (simpatisan FPI, Muhammad Husni Habibie (Wali Laskar FPI). Kemudian Anjas (Simpatisan FPI), Arif Darmadi (Anggota DPC FPI Tebingtinggi), Amirudin Sitompul (Panglima Jihad FPI), Suhairi alias Gogon (Anggota FPI / Mantan Ketua DPC FPI Padang Hilir) dan Oni Qital (Kadiv Aksi Front Mahasiswa Islam ).

“Awalnya ada sembilan orang yang diamankan. Tapi setelah diperiksa, satu orang itu tidak terlibat, jadi dipulangkan. Saat ini ke delapan laki-laki yang diamankan tersebut sedang dilakukan interogasi di Satreskrim Polres Tebing Tinggi,” bebernya. (voshkie)

Berikan Komentar