Terjerat Kasus Suap, KPK Perpanjang Penahanan Panitera PN Jaktim

oleh -457 views
Juru bicara KPK Febri Diansyah memberikan keterangan pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (14/12). Febri mengkonfirmaasi bahwa KPK telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap sejumlah orang, salah satunya pejabat Badan Keamanan Laut (Bakamla) beserta sejumlah uang yang saat ini masih dalam proses penghitungan dan kendaraan yang telah diamankan di gedung KPK. ANTARA FOTO/Reno Esnir/16

garudaonline, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan memperpanjang masa penahanan MR, salah satu tersangka kasus dugaan suap terhadap hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (19/2).

MR atau Muhammad Ramadhan adalah penitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa penahanan terhadap MR akan diperpanjang selama 30 hari.

“Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 26 Februari 2019 sampai dengan 27 Maret 2019 untuk MR,” kata Febri Diansyah dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus penerimaan uang suap sejumlah Rp650 juta untuk memuluskan penangan perkara perdata Nomor 262/Pdt.G/2018/PN Jaksel yang diajukan pada 26 Maret 2018.

Kelima orang itu adalah Iswahyu Widodo dan Irwan, dua hakim PN Jaksel, Muhammad Ramadhan, advokat Arif Fitrawan dan pihak swasta Martin P Siitonga.

Uang suap yang diduga berasal dari Arif Fitrawan dan Martin P Silitonga itu disebut untuk mempengaruhi gugatan perdata pembatalan perjanjian akuisisi PT Citra Lampia Mandiri (CLM) oleh PT Asia Pacific Mining Resources (APMR).(CNN/dfn)

Berikan Komentar