Tersangka Mark up Biaya Perjalanan Dinas, 5 Anggota DPRD Tapteng Bakal Diperiksa

oleh -413 views

garudaonline, Tapteng: Polda Sumatera Utara (Sumut) menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima orang anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kelimanya bakal diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi mark up biaya perjalanan dinas Tahun Anggaran (TA) 2016/2017.

“Kelima anggota DPRD Tapteng yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni berinisial AR, SG, HN,JS dan JLS. Besok, kelima tersangka diperiksa sebagai tersangka,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan 28 November 2018.

Nainggolan mengaku belum bisa memastikan apakah nantinya dari hasil pemeriksaan kelima anggota DPRD Tapteng ini bakal ditahan. Sebab, kata Nainggolan, masalah penahanan sepenuhnya merupakan kewenangan dari penyidik.

“Setiap tersangka dapat ditahan, tapi dapat juga tidak. Itu tergantung dari hasil penyidikan. Kita lihat saja nanti,” terangnya.

Dalam kasus ini, penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut menetapkan kelima anggota DPRD Tapteng yakni AR, SG, HN,JS dan JLS sebagai tersangka sejak September 2018. Kelimanya diduga melakukan mark up terhadap biaya perjalanan dinas Tahun Anggaran (TA) 2016/2017 yang merugikan negara sebesar Rp 655 juta.

“Modus yang dilakukan kelima tersangka yakni dengan menggunakan bukti pembayaran bill hotel yang diduga fiktif atau di-mark up sebagai pertanggungjawaban atas perjalanan dinas keluar daerah dalam hal agenda konsultasi, kunjungan kerja dan bimbingan teknis,” ucap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan beberapa waktu lalu.

Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) subsidair Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa sekitar 49 saksi yang terdiri dari PNS sekretariat dan pihak management dari sejumlah hotel yang ada di Medan, Samosir, Tarutung, Jakarta, Bandung dan Manado,” bebernya. (voshkie)

Berikan Komentar