Terseret Kasus Suap Bupati Pakpak Bharat, KPK Geledah Kantor PUPR

oleh -774 views

garudaonline, Pakpak Bharat: Diduga terseret aliran dana korupsi Bupakti Pakpak Bharat, Remigo Berutu, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara.

Terlihat penyidik KPK memasuki kantor Dinas PUPR, diduga untuk menggeledah kantor dinas tersebut. Tim KPK didampingi oleh personel Polres Pakpak Bharat.

Proses penggeledahan dijaga sangat ketat oleh pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), saat pihak KPK melakukan penggeledahan di dalam kantor Dinas PUPR Pakpak Bharat.

Sebelumnya diberitakan, pasca-operasi tangkap tangan (OTT) KPK menyegel ruangan Bupati Pakpak Bharat, Remigo Yolando Berutu dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pakpak Bharat, pada Minggu 18 November 2018.

Dari penyelidikan tersebut KPK telah menetapkan tiga orang tersangka penerima suap sejumlah proyek infrastruktur di Kabupaten Pakpak Bharat. Ketiganya yakni, Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando ‎Berutu (RYB); Plt Kadis PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali (DAK); dan pihak swasta Hendriko Sembiring (HSE).

Diduga, Remigo yang juga kader Partai Demokrat ini menerima suap sebesar Rp550 juta dari sejumlah proyek di wilayahnya. Uang Rp550 juta tersebut diterima Remigo dalam tiga ‎tahapan melalui pihak perantara. David Anderson dan Hendriko Sembiring diduga sebagai perantara suap untuk Remigo. (voshkie)

Berikan Komentar