Tertopang Pergerakan Indeks, IHSG Berpotensi Menguat

oleh -256 views

garudaonline, Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan akan betah berada di zona positif pada perdagangan akhir pekan ini. Jumlah dan volume transaksi pelaku pasar yang terus bertambah usai libur tahun baru diperkirakan akan menopang pergerakan indeks.

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan penguatan juga akan tertopang oleh faktor teknikal. “Secara teknikal pergerakan IHSG juga masih berada dalam rentang bullish (penguatan),” ucap Dennies dari risetnya, dikutip Jumat (4/1).

Dari global, pelaku pasar juga mengantisipasi sentimen data ekonomi Amerika Serikat (AS) berupa upah non pertanian yang akan segera rilis. Menurut Dennies, indeks berpeluang stabil di level sekitar 6.200.

“IHSG diprediksi menguat, support 6.161-6.191, resistance 6.236-6.251,” papar Dennies.

Berbeda pendapat, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi melihat peluang IHSG untuk bergeser ke zona merah begitu kuat. Pasalnya, secara teknikal IHSG sudah berada di area jenuh beli (overbought).

Bila demikian, jumlah dan volume transaksi umumnya tak akan sebanyak perdagangan sebelumnya. Hal itulah yang mendorong pelemahan indeks.

“Diperkirakan IHSG bergerak terkonsolidasi cenderung menekan dengan rentan pergerakan 6.183-6.250,” kata Lanjar melalui risetnya.

RTI Infokom mencatat IHSG kemarin ditutup menguat 0,64 persen atau 39,83 poin ke level 6.221. Transaksi beli pelaku pasar kembali meramaikan pasar saham, sehingga mereka masih membukukan beli bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp74,06 miliar.

Kondisi ini tak sejalan dengan bursa saham Wall Street yang anjlok tadi malam. Hal itu terlihat pada Dow Jones yang terkoreksi 2,83 persen, S&P500 2,48 persen, dan Nasdaq Composite mencapai 3,04 persen. (CNN/voshkie)

Berikan Komentar