Tiga Anggota Sindikat Curanmor di Medan Ditangkap, Seorang Ditembak

oleh -751 views
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota Iptu Budiman Simanjuntak (2 dari kiri) bersama anggota merilis tersangka Tuah Panjaitan (tengah) di RS Bhayangkara Medan

KOTA DI DOR 2

garudaonline – Medan | Tiga anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Medan, Sumatera Utara ditangkap personel Reskrim Polsek Medan Kota.

Dari penangkapan itu, polisi terpaksa menembak kaki salah seorang tersangka karena melakukan perlawanan saat dilakukan pengembangan.

“Tersangka yang kita berikan tindakan tegas dan terukur tersebut Tuah Panjaitan (37) warga Jalan Bromo Gang Kurnia, Medan,” ujar Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah H Tobing SIK, Rabu (11/10/2017) malam.

Dikatakan, tersangka Tuah Panjaitan awalnya ditangkap bersama temannya Ayub Khairudin Nasution (22) warga Jalan Brigjen Katamso Gang Satria, Medan.

“Mereka kami tangkap saat mencuri sepeda motor di pelataran parkir Garuda Plaza Hotel, Jalam SM Raja pada Rabu (11/10/2017) sekitar pukul 07.45 WIB,” sebut Martuasah.

“Dari penangkapan itu, kami sita barang bukti dua kunci leter T dan dua unit sepeda motor dimana satu di antaranya milik korban M Thamrin,” tuturnya.

Setelah mengamankan kedua tersangka, polisi lantas melakukan pengembangan. Hasilnya diperoleh keterangan bahwa sebelum mencuri sepeda motor di GPH (Garuda Plaza Hotel), kedua tersangka pernah melakukan aksi yang sama bersama temannya Rony.

“Saat itu kedua tersangka bersama temannya Rony mencuri sepeda motor di Jalan Brigjen Katamso Kompleks IBC No 45, Kelurahan Suka Raja. Kasus ini telah dilaporkan korbannya Sahrul ke Polsek Medan Kota,” terang Martuasah.

Usai mendapat keterangan dari tersangka Tuah dan Ayub, polisi langsung mencari Rony. Dua jam kemudian, atau tepatnya pada pukul 10.00 WIB, polisi berhasil menemukan keberadaan Rony di Jalan Warni, Kelurahan Suka Raja. Tanpa banyak membuang waktu lagi, polisi langsung menangkap Rony.

“Saat diinterogasi, tersangka Rony ini mengaku pernah mencuri sepeda motor bersama tersangka Tuah Panjaitan di kawasan Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto, Medan.”

“Kemudian mereka kami bawa pengembangan ke lokasi yang dimaksud. Nah, sesampainya di Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto, tersangka Tuah melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri,” terang Martuasah.

Melihat itu, sambung Martuasah, pihaknya langsung memberikan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali. Namun tembakan peringatan itu tidak diindahkan tersangka Tuah sehingga dia diberikan tindakan tegas dan terukur.

(g.01)

Berikan Komentar