Tiga Pelaku Pengeroyokan di Kafe Menik Pancurbatu Ditangkap

oleh -628 views
Para pelaku pengeroyokan di Kafe Menik, Jalan Meteorologi Dusun IV, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang diperiksa Tim Penyidik Unit Reskrim Polsek Pancurbatu

garudaonline – Pancurbatu | Tiga pelaku pengeroyokan di Kafe Menik, Jalan Meteorologi Dusun IV, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang, Sumut berhasil ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Pancurbatu, Polrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan Komisaris Besar Polisi (KBP) Dr Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan, S.H., M.H mengatakan, ketiga tersangka ditangkap di lokasi dan waktu berbeda.

“Satu tersangka dengan inisial AB (27) kami tangkap di rumahnya di Jalan Aman Dusun II, Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancurbatu. Peran tersangka AB memukul kepada korban dengan kayu broti,” sebut Faidir.

Selanjutnya, satu lagi tersangka dengan inisial RS (17) warga Jalan Tuntungan II Dusun II Gang Sekolah SD, Kecamatan Pancurbatu ditangkap tak jauh dari lokasi kejadian.

“Tersangka RS ini juga mengakui ikut memukul korban, Sumadi (54) warga Jalan Pasar III Glugur Rimbun, Dusun II, Kecamatan Pancurbatu dengan tangan dan sebatang kayu broti,” terang Faidir.

Kemudian, satu lagi tersangka dengan inisial DW (22) ditangkap tak jauh dari rumahnya di Jalan Nusa Indah Tuntungan I, Dusun II, Kecamatan Pancurbatu. Peran tersangka DW ikut memukul korban dengan tangan kosong.

Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti 2 batang kayu broti yang dipakai untuk memukul korban hingga tewas.

Aksi pengeroyokan itu sendiri terjadi pada Minggu (31/3/2019) sekitar pukul 00.05 WIB, di Kafe Menik, Jalan Meteorologi Dusun IV, Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancurbatu.

“Gara-garanya senggolan saat joget bersama. Korban dipukuli hingga  tergeletak tak berdaya di dalam parit. Usai memukuli korban, para tersangka lalu melarikan diri.”

“Tak lama kemudian, datang teman korban yang bernama Kisot membawa korban ke klinik di daerah Sei Glugur dengan menggunakan becak mesin. Kemudian keesokan harinya, korban dibawa oleh keluarganya ke RS Bina Kasih.”

“Tak berapa lama, korban meninggal dunia. Terhadap para tersangka hingga saat ini masih kami lakukan pemeriksaan,” papar Faidir.

(g.01)

Berikan Komentar