Tiga Tersangka Korupsi Pengadaan 6 Unit Kapal Diserahkan ke Kejati Sumut

oleh -1.032 views

garudaonline – Medan | Penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut menyerahkan berkas perkara dan tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan 6 unit kapal di Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Provinsi Sumatera Utara ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut.

“Iya benar, berkas dan ketiga tersangka dalam kasus itu sudah kita terima pelimpahannya dari penyidik Polda pada Rabu kemarin,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian, Kamis (21/9/2017).

Ketiga tersangka yakni Dr Ir Matius Bangun MSi selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Andika Ansori Adil Nasution SH MSi selaku Ketua Panitia Lelang dan Sri Mauliaty selaku Dirut PT Prima Mandiri Satria Perkasa (PT PMSP) yang juga rekanan.

“Dengan pelimpahan tahap dua ini, selanjutnya kita akan segera merampungkan berkas perkara tersebut agar secepatnya dilimpahkan ke pengadilan. Ketiga tersangka ditahan di Rutan Tanjung Gusta,” sebutnya.

Penyelidikan kasus ini sudah berlangsung sejak tahun 2016 lalu dan baru saat ini tersangka dan barang bukti (P22) diserahkan ke JPU untuk proses persidangan.

Pengadaan 6 unit kapal ukuran 30 GT untuk nelayan di Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng) ini menggunakan anggaran bersumber dari DAK dan APBD Provinsi Sumut Tahun 2014 sebesar Rp12 miliar.

Para tersangka memanipulasi data dan keterlambatan pembuatan kapal sehingga tidak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku seperti hanya tenaga ahli untuk konsultan perencanaan sama orangnya dengan tenaga ahli untuk konsultan pengawasan.

Bahkan pemenang lelang yaitu PT PMSP selaku penyediaan barang tidak melaksanakan pekerjaan utama namun pekerjaan diberikan kepada UD Usaha Bersama dan pengerjaan alat tangkap diberikan kepada UD Sugi Laut.

Sehingga, pembuatan dan pembangunan kapal terlambat diselesaikan namun tidak dilakukan pemutusan kontrak atau denda terhadap penyedia barang. Berdasarkan hasil audit, ditemukan kerugian negara sebesar Rp.1.329.825.206.

(fidel)

Berikan Komentar