Tiket KA Lebaran Bisa Dipesan Mulai 25 Februari 2019

oleh -904 views

garudaonline – Bandung | Berdasarkan kalender nasional, Hari Raya Idul Fitri Tahun 2019 akan jatuh pada 5 – 6 Juni 2019.

Dengan sistem penjualan H-90 (90 hari sebelum keberangkatan), maka penjualan tiket Lebaran akan dimulai 25 Februari 2019 pukul 00.00 WIB untuk keberangkatan 26 Mei 2019 (H-10 Lebaran).

Calon penumpang yang ingin mendapatkan tiket KA Lebaran 2019/1440 H, agar segera mempersiapkan diri untuk melakukan pemesanan pada tanggal-tanggal yang telah ditentukan sebagai berikut :

25 Februari 2019 (H-10) untuk keberangkatan 26 Mei 2019

26 Februari 2019 (H-9) untuk keberangkatan 27 Mei 2019

27 Februari 2019 (H-8) untuk keberangkatan 28 Mei 2019

28 Februari 2019 (H-7) untuk keberangkatan 29 Mei 2019

1 Maret 2019 (H-6) untuk keberangkatan 30 Mei 2019

2 Maret 2019 (H-5) untuk keberangkatan 31 Mei 2019

3 Maret 2019 (H-4) untuk keberangkatan 1 Juni 2019

4 Maret 2019 (H-3) untuk keberangkatan 2 Juni 2019

5 Maret 2019 (H-2) untuk keberangkatan 3 Juni 2019

6 Maret 2019 (H-1) untuk keberangkatan 4 Juni 2019

7 Maret 2019 (H1) untuk keberangkatan 5 Juni 2019

8 Maret 2019 (H2) untuk keberangkatan 6 Juni 2019

9 Maret 2019 (H+1) untuk keberangkatan 7 Juni 2019

10 Maret 2019 (H+2) untuk keberangkatan 8 Juni 2019

11 Maret 2019 (H+3) untuk keberangkatan 9 Juni 2019

12 Maret 2019 (H+4) untuk keberangkatan 10 Juni 2019

13 Maret 2019 (H+5) untuk keberangkatan 11 Juni 2019

14 Maret 2019 (H+6) untuk keberangkatan 12 Juni 2019

15 Maret 2019 (H+7) untuk keberangkatan 13 Juni 2019

16 Maret 2019 (H+8) untuk keberangkatan 14 Juni 2019

17 Maret 2019 (H+9) untuk keberangkatan 15 Juni 2019

18 Maret 2019 (H+10) untuk keberangkatan 16 Juni 2019

Pemesanan dapat dilakukan di website kai.id dan KAI Access mulai pukul 00.00 WIB. Sedangkan untuk pemesanan di channel eksternal menyesuaikan dengan kebijakan masing-masing mitra penjualan tiket KAI.

Apabila memperhatikan hari libur nasional dan cuti bersama yang telah ditetapkan oleh pemerintah, maka diperkirakan puncak Arus Mudik akan terjadi Rabu, 29 Mei 2019 (H-7) dan puncak Arus Balik diperkirakan akan terjadi pada Minggu, 9 Juni 2019 (H+3).

Menurut Manager Humas Daop 2, Joni Martinus, selama Masa Angkutan Lebaran 2019, PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung mengoperasikan 87 KA Reguler dan 4 KA Tambahan sehingga secara total mencapai 91 KA.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 6 % dari jumlah tahun sebelumnya yaitu 86 KA. Setiap harinya, Daop 2 menyediakan 70.278 tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan KA Lokal atau mengalami kenaikan 2 % dari tahun sebelumnya yaitu 68.722 tempat duduk.

KA tambahan Lebaran 2019 dapat dipesan mulai H-60. Penambahan KA ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang pada masa arus mudik dan balik lebaran 2019.

4 KA Tambahan Lebaran 2019 di Daop 2 terdiri dari 2 KA Eksekutif & Bisnis dan 2 KA Ekonomi.

Berikut KA tambahan Lebaran 2019 dari Daop 2 :

1. Lodaya Pagi Lebaran relasi Bandung – Yogyakarta – Solo Balapan

2. Lodaya Malam Lebaran relasi Bandung – Yogyakarta – Solo Balapan

3. Pasundan Lebaran relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng

4. Kutojaya Selatan Lebaran relasi Kiaracondong – Kutoarjo

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung channel penjualan tiket, KAI telah melakukan tuning dan optimalisasi database sistem ticketing serta penambahan application server dan bandwidth internet sebanyak dua kali lipat dari hari biasa. Hal ini bertujuan agar proses pemesanan tiket dapat berjalan lancar.

“KAI meminta masyarakat dapat merencanakan perjalanannya jauh-jauh hari untuk mendapatkan kepastian tiket perjalanan mudik dan balik Lebaran 2019,” ujar Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Edi mengingatkan bagi penumpang yang telah mendapatkan kode bayar agar segera melakukan pembayaran dalam waktu 60 menit, karena jika tidak maka tiket yang ia pesan akan terjual kembali.

“KAI juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar membeli tiket lebaran di channel resmi KAI atau mitra resmi yang telah bekerjasama dengan KAI, tujuannya untuk menghindari penipuan atau biaya jasa yang tidak wajar,” pesan Edi.

Edi berharap masyarakat dapat menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihannya pada Angkutan Lebaran tahun ini.

(rel/g.01)

Berikan Komentar