Tim Antibegal Polsek Medan Kota Gagalkan Aksi Perampokan

oleh -690 views
Personel Reskrim Polsek Medan Kota merilis tersangka kasus perampokan (tengah) berikut barang buktinya

garudaonline – Medan | Tim Antibegal Unit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil menggagalkan aksi perampokan modus merampas sepeda motor korban dengan menggunakan senjata tajam (sajam) di Jalan Pelangi, Medan, Senin (7/8/2017) sekira pukul 03.00 WIB.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho melalui Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah H Tobing SIK mengatakan, keberhasilan tersebut berawal dari patroli mobile yang dilakukan anggotanya.

“Senin (7/8/2017) sekira pukul 03.00 WIB, saat personel unit reskrim dan tim antibegal Polsek Medan Kota mobile di Jalan Pelangi mendengar ada orang menjerit meminta tolong,” kata Martuasah.

“Dengan segera anggota mendatangi orang tersebut. Melihat anggota datang, lima pelaku perampokan itu berusaha melarikan diri,” tuturnya.

Melihat kelima pelaku perampokan itu melarikan diri, Tim Antibegal Unit Reskrim Polsek Medan langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap seorang dari mereka.

“Pelaku yang berhasil kami amankan ini berinisial KA (18) warga Jalan Terusan Negara, Medan Tembung. Sedangkan keempat temannya yang berhasil melarikan diri, W, H, D, dan A. Mereka masih kami cari,” ucap Martuasah.

Dari penangkapan itu, sambung Martiasah, pihaknya menyita barang bukti sepeda motor Honda Vario warna merah BK 2286 AHA.

Sementara itu, tersangka dalam pemeriksaan mengaku sudah 3 kali melakukan aksi yang sama, merampas sepeda motor korban dengan menggunakan sajam.

Aksi pertama dilakukan di Jalan Cemara. Di sana tersangka berhasil merampas sepeda motor Honda Beat warna biru. Sepeda motor tersebut dijual oleh tersangka D (buron). Saat itu, tersangka KA mendapat bagian sebanyak Rp450.000.

Kemudian aksi kedua dilakukan di Jalan Imam Bonjol, Medan. Di situ, komplotan ini juga berhasil merampas Honda Beat warna biru. Sepeda motor tersebut juga dijual oleh D, dan tersangka KA mendapat bagian Rp350.000.

“Terakhir di Jalan SM Raja berhasil mengambil sepeda motor Honda Scopy warna coklat. Sepeda motor hasil rampokannya itu juga dijual oleh D, dan tersangka KA mendapat bagian Rp400.000,” terang Martuasah.

Terhadap tersangka masih dilakukan pemeriksaan. Dia dipersangkakan dengan Pasal 365 KUHPidana.

(g.01)

Berikan Komentar