Tim Khusus PBB Temui Jaksa Turki Usut Kasus Khashoggi

oleh -303 views

garudaonline, Jakarta: Pelapor khusus Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Agnes Callamard, akan menemui Kepala Kejaksaan Istanbul di Turki dalam rangka menyelidiki pembunuhan Jamal Khashoggi, Selasa (29/1).

Ditunjuk khusus oleh PBB untuk memimpin penyelidikan internasional terkait kasus Khashoggi, Callamard tiba di Turki bersama tim hukum forensiknya pada akhir pekan lalu.

Selama berada di negara tersebut, Callamard juga dilaporkan sudah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu.

Kini, ia sedang meminta akses untuk meninjau lokasi tempat kejadian perkara di gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul, tapi permintaan itu belum ditanggapi Riyadh.

Dikutip Reuters, Direktur Eksekutif Human Rights Watch (HRW), Kenneth Roth, mengatakan panel investigasi yang dipimpin Callamard akan berfokus pada penetapan tanggung jawab.

Roth menegaskan tugas utama Callamard ke Turki adalah mencari dan melihat bukti yang bisa memperkuat dugaan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS), bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

Dia juga meminta Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) berbagi informasi, termasuk potongan rekaman pembunuhan, kepada Callamard.

“Tidak dirargukan lagi (pembunuhan) ini merupakan operasi pemerintah Saudi. Namun, pemerintah Saudi berdalih ini merupakan operasi di luar kewenangan mereka oleh pejabat yang entah bagaimana disebut tak memiliki hubungan dengan MbS,” ucap Roth kepada Reuters.

“Padahal, sejumlah ajudan dekat (MbS) terlibat secara terang-terangan dan (tim pembunuh) juga sempat melapor kepada Riyadh untuk memberi tahu bos bahwa pembunuhan telah dilakukan.”

Khashoggi merupakan wartawan pengkritik MbS yang tewas di konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober lalu.

Pemerintahan Turki selama ini menuding pejabat tertinggi Saudi bertanggung jawab atas kasus Khashoggi, lantaran dianggap tak mau bekerja sama menguak misteri pembunuhan tersebut.

Setelah sempat membantah, Saudi akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas dibunuh di dalam gedung konsulatnya. Mereka juga mengakui jasad koresponden The Washington Post itu telah dimusnahkan.

Saudi beralasan perbuatan itu dilakukan oleh tim yang bergerak tanpa perintah negara dan kerajaan tak terlibat dalam konspirasi pembunuhan Khashoggi. Namun, CIA sudah menarik simpulan bahwa MbS terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Roth mengatakan CIA harus berani dan mengatakan bahwa MbS memerintahkan pembunuhan Khashoggi dengan bukti potongan rekaman yang mereka dapat.

“Saya berharap CIA akan memberikan rekaman-rekaman dan barang bukti lainnya kepada pelapor khusus PBB. Saya pikir saat ini merupakan waktu yang cukup penting untuk merilis rekaman-rekaman itu agar kita semua bisa melihatnya. Saya tahu pelapor khusus akan mendesak ini,” tutur Roth. (CNN/voshkie)

Berikan Komentar