Tol Rampah-TebingTinggi Dibuka Mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2019

oleh -274 views

garudaonline, Medan: Selama periode Natal dan Tahun Baru 2019, Jalan Tol Sei Rampah-Tebing Tinggi bisa dilalui pengendara.

Tol yang menghubungkan Kota Medan hingga Tebing Tinggi ini akan dibuka sementara mulai 24 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 mendatang. Kemudian tol ditutup kembali untuk persiapan uji laik.

Direktur Utama PT Jasa marga Kualanamu Tol Agus Suharjanto menjelaskan selama masa fungsional pengendara yang melintas tidak dikenakan tarif. Kata Agus, tarif hanya dikenakan dari Rampah ke Medan sebaliknya atau dengan tujuan pintu keluar lain.

“Sengaja kita Fungsionalkan sekarang, untuk membantu kelancaran lalu lintas mudik Natal dan Tahun Baru,” kata Agus Senin (24/12).

Begitu dibuka, pintu Tol seksi VII B, Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai itu langsung diserbu pengendara. Antrean panjang pun terjadi.

Bagi pengendara, Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi ini sangat memudahkan pengendara. Seperti yang dirasakan oleh Putra Lubis, 36 warga Kota Pematangsiantar.

“Kalau untuk seperti saya yang punya kegiatan di Lubukpakam, Deliserdang sangat membantu. Memangkas waktu perjalanan. Jadi gak terlalu capek juga,” kata Putra.

Untuk jalur, Tol Sei Rampah-Tebingtinggi sepanjang 9,33 kilometer. Sedangkan total panjang KMTT adalah 61,7 km.

Hingga kawasan Seirampah, infrastrukturnya cukup rapi. Hanya saja ada beberapa ruas yang bergelombang. Sehingga pengendara harus super hati-hati jika melaju dengan kecepatan tinggi jika tidak ingin terjadi kecelakaan.

Rambu-rambu penunjuk arah dan peringatan juga sudah cukup banyak. Mobil patroli juga terus bersiaga.

Total waktu tempuh dari Medan-Tebingtinggi hanya sekira 45 menit. Itu pun dengan kecepatan rata-rata 80-100 km/jam.

Jika tidak melalui tol, biasanya waktu tempuh bisa sampai dua jam dengan mengendarai mobil. Belum lagi di masa libur. Pengendara bisa terjebak kemacetan di beberapa titik. Yang paling parah di kawasan Seirampah, Serdangbedagai.

Untuk diketahui, pembangunan tol Seirampah-Tebingtinggi sempat terkendala pembebasan lahan. Rencananya tol tersebut akan dibuka secara resmi setelah lulus uji laik pada Januari 2019.

Jalan Tol MKTT pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Kualanamu Tol dengan nilai investasi mencapai Rp 4,9 triliun. Sebagian konstruksi Tol MKTT dibangun menggunakan APBN sebagai dukungan pemerintah meningkatkan kelayakan finansialnya. (dfnorris)

Berikan Komentar