Total 9 Kepala Daerah di Sumatera Utara yang Terjaring KPK

oleh -355 views

garudaonline, Pakpak Bharat: Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Remigo Yolando Berutu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pakpak Barat. Bersama sejumlah tersangka lainnya Remigo ditangkap pada Minggu 18 Nopember 2018 kemarin.

Menurut keterangan Ketua KPK Agus Rahardjo, diduga penerimaan telah terjadi beberapa kali, dengan nilai ratusan juta,” .

Sejak lembaga anti-rasuah itu dibentuk tahun 2002 lalu, KPK telah menangkap sejumlah kepala daerah lewat operasi tangkap tangan maupun lewat laporan dan penyelidikan. Sementara Remigo, merupakan kepala daerah kesembilan di Sumatera Utara yang terciduk KPK

Pada 2 Januari 2008, Abdillah merupakan kepala daerah pertama yang ditangkap KPK. Walli Kota Medan ini ditahan terkait korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran 2005 dan penyelewengan APBD Medan tahun 2002-2006.

Selanjutnya Pada 3 Januari 2008, KPK menangkap Wakil Wali Kota, Ramli Lubis, di Kantor Wali Kota Medan. Beliau menjadi tersangka dalam kasus yang sama dengan Abdillah.

Kepala daerah ketiga adalah Gubernur Sumut, Syamsul Arifin. KPK menahan Syamsul pada Jumat, 22 Oktober 2010. Syamsul yang merupakan mantan Bupati Kabupaten Langkat, Sumatera Utara itu, dipenjarakan dengan kasus penyalahgunaan APBD Langkat tahun 2000-2007.

Kepala daerah keempat, Hidayat Batubara. Bupati Mandailing Natal ini diringkus pada Rabu, 15 Mei 2015. Beliau ditangkap sehari setelah OTT yang dilakukan KPK terkait suap proyek Dinas PU di rumahnya di Medan.

Kepala Daerah kelima adalah Raja Bonaran Situmeang. KPK menahan Bupati Tapanuli Tengah ini pada Senin, 6 Oktober 2014. Dipenjarakan terkait kasus penyuapan terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar.

Kepala Daerah keenam adalah Gatot Pujo Nugroho. Gubernur Sumut yang juga kader PKS ini ditangkap KPK pada Senin, 3 Agustus 2015. Beliau dijebloskan dalam tahanan setelah diperiksa sebagai tersangka pemberi suap pada OTT hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Medan. Kasusnya kemudian berkembang dan Gatot kembali dijerat dalam kasus penyuapan kepada puluhan anggota DPRD Sumut. Penyidikan untuk para tersangka lain masih berlangsung hingga saat ini.

Kepala Daerah ketujuh adalah OK Arya Zulkarnain. Bupati Batubara ini terjaring OTT KPK pada Rabu 13 September 2017. Beliau menerima suap terkait proyek di daerah yang Batubara.

Kepala Daerah kedelapan adalah Pangonal Harahap. Bupati Labuhan Batu ini terjaring OTT KPK pada Selasa, 17 Juli 2018. Dia diduga menerima suap terkait proyek-proyek infrastruktur di Labuhan Batu.

Kemudian Kepala Daerah kesembilan adalah Remigo Yolando Berutu. Bupati Pakpak Bharat ini diciduk KPK pada Minggu 18 Nopember 2018 dalam proses OTT. Diduga terkait suap proyek di Dinas PU Pakpak Bharat. (voshkie)

Berikan Komentar