Tuding Pihak Penginapan di Raja Ampat Curi Uang, Wisman Prancis Minta Maaf

oleh -286 views

garudaonline, Papua: Seorang wisatawan mancanegara (wisman) asal Prancis yang menuding pihak Homestay Kordiris, di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat, mencuri uang miliknya tanpa bukti akhirnya meminta maaf.

Wisman yang diketahui bernama Christophe Jolibois itu meminta maaf kepada pihak pemilik Homestay Kordiris di Waisai, ibukota Kabupaten Raja Ampat, Minggu (28/4), sebelum pulang kembali ke negaranya.

Permintaan maaf tersebut dilakukan secara lisan maupun tertulis di atas kertas bermaterai, guna memulihkan nama baik Homestay Kordiris. Permintaan maaf tersebut disaksikan pihak kepolisian dan media di Kabupaten Raja Ampat.

Pemilik Homestay Kordiris, Lusi Mambrasar, mengatakan wisatawan Prancis tersebut menginap semalam di Homestay Kordiris pada 22 April 2019, kemudian keesokan harinya wisman tersebut minta diantar ke Pulau Kri untuk menyelam dan menginap.

Wisman tersebut kemudian menuduh staf Homestay Kordiris mencuri uang miliknya tanpa bukti, dan meminta pihak homestay mengganti senilai Rp2,7 juta.

Tidak hanya itu, menurut Lusi, tuduhan tersebut juga dilakukan dengan komentar yang ditulis di halaman situs khusus pemesanan homestay di Raja Ampat.

Dalam komentarnya, wisman tersebut melarang orang-orang untuk menginap di Homestay Kordiris karena dirinya kehilangan uang senilai Rp2,7 juta yang diambil oleh staf homestay.

Akibat tuduhan tanpa dasar di situs tersebut, wisatawan yang telah memesan kamar Homestay Kordiris membatalkan pesanan sehingga merugikan pemilik homestay.

“Kami sudah lapor polisi dan masalah ini sudah selesai. Wisatawan tersebut telah buat penyataan maaf baik lisan maupun tertulis di atas kertas bermaterai serta melalui website Homestay Raja Ampat guna memulihkan nama baik Homestay Kordiris,” ujarnya. (CNN/dfn)

Berikan Komentar