OTT di Jembatan Timbang Sibolangit, Ini Keterangan Kapolrestabes Medan

oleh -304 views

garudaonline, Medan | Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto merilis hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan anggotanya di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) atau jembatan timbang Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara di Jalan Jamin Ginting Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (21/10/2016).

Dalam keterangannya Mardiaz mengungkapkan bahwa OTT ini dilakukan setelah pihaknya memperoleh informasi dari masyarakat yang menyebutkan di UPPKB atau jembatan timbang Sibolangit sering terjadi pemungutan yang tidak resmi serta pemerasan yang dilakukan oleh pegawai pada UPPKB terhadap para sopir kendaraan bermotor muatan barang yang melintas dari Medan-Berastagi dan sebaliknya.

“Anggota yang melakukan pengintaian dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 00.00 WIB melihat banyak pengangkutan yang melebihi muatan yang telah ditentukan dalam speksi kendaraan tidak dilakukan penilangan setelah melakukan pembayaran antara Rp100 hingga Rp250 ribu.

Pukul 00.15 WIB, angggota melakukan OTT saat salah seorang sopir berinisial MA akan menyerahkan uang Rp200 ribu kepada petugas UPPKB berinisial EP. Selanjutnya, anggota kita menggeledah meja petugas UPPKB,” terang Mardiaz.

Dari hasil penggeledahan itu, sambung Mardiaz, pihaknya mengamankan 1 buku registrasi tilang, 1 buku registrasi catatan hasil penimbangan dan tanda bukti denda berserta uang masing-masing Rp100.000.

Kemudian uang tunai dalam kantong plastik hitam berjumlah Rp2.482.000, dan uang tunai di laci meja kerja sebanyak Rp1.721.000. Selanjutnya, orang-orang yang diamankan dibawa ke Mapolrestabes Medan berikut barang buktinya untuk proses hukum selanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara diperoleh keterangan bahwa hasil uang yang dikumpulkan dibagi bersama dengan kepala timbangan/wakil kepala timbangan dan petugas yang melaksanakan piket regu yang bertugas pada saat itu.

Lalu uang lebih dari bukti penimbangan dan pembayaran denda dibagi bersama kepala timbangan/wakil kepala timbangan dan petugas yang melaksanakan piket regu yang bertugas pada saat itu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengaku bahwa pihaknya masih akan melakukan operasi yang sama di semua instansi di Medan, terutama di kantor-kantor pelayanan publik.

Ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Presiden Joko Widodo agar menghentikan segala bentuk pungli, terutama yang berkaitan kepada pelayanan masyarakat. (g/01)

Berikan Komentar