Waduh, Wanita Ini Dalangi Pencurian Mobil Orangtuanya Sendiri

oleh -565 views
Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, S.I.K merilis para tersangka pelaku pencurian mobil

garudaonline – Medan | Kepolisian Sektor (Polsek) Sunggal membekuk lima dari enam tersangka pelaku pencurian mobil di Jalan Stasiun Gang Amal, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi, S.I.K mengatakan, otak aksi pencurian itu ialah, SP (30), anak korban sendiri. Keseluruhan pelaku ada enam. Lima sudah ditangkap, seorang lagi masih buron.

Mereka yang sudah tertangkap masing-masing, SP (anak korban), H alias Irul (41), E (35), RD (39) RID alias Iwan (35). Sedangkan yang masih buron adalah HR.

“Peran SP ini yang menyuruh melakukan pencurian mobil orangtuanya dengan memberi kuncinya kepada tersangka H alias Irul,” kata Yasir, Senin (2/12/2019.

Lebih lanjut mantan Kapolsek Patumbak ini menjelaskan, aksi pencurian mobil milik Pratikno (60) tersebut terjadi pada Selasa (26/11/2019) dini hari.

Sebelum melancarkan aksinya, tersangka SP terlebih dahulu mengambil kunci mobil di rumah orang tuanya di Jalan Stasiun Gang Amal No 81, Desa Lalang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Setelah kunci tersebut diambil, SP kemudian pergi bersama tersangka E untuk mencari orang yang dapat melakukan pencurian. Tak lama kemudian, SP dan E bertemu dengan tersangka H alias Irul.

“SP lantas menyuruh tersangka H alias Irul untuk mencuri mobil orangtuanya. Setelah itu, tersangka H alias Irul membawa temannya HR (DPO) yang dapat mengemudikan mobil,” ujar Yasir.

Tepat pada hari Selasa (26/11/2019) sekira pukul 01.00 WIB, mereka sepakat bertemu di depan gang rumah korban. Setelah itu, tersangka SP memberikan kunci mobil tersebut kepada tersangka H alias Irul.

Kemudian tersangka H alias Irul mengajak HR (DPO) pergi menuju ke rumah korban dan mengambil mobil tersebut. Setelah berhasil, tersangka H alias Irul dan HR pergi menemui tersangka SP.

Setelah bertemu, mereka lantas membawa mobil tersebut untuk disimpan di rumah tersangka RID alias Iwan. Tersangka RID alias Iwan ini lalu menghubungi tersangka RD untuk menjualkan mobil tersebut.

“Jadi para tersangka ini punya peran sendiri-sendiri. Tersangka SP menyuruh melakukan pencurian, H alias Irul dan HR (DPO) yang melakukan pencurian.”

“Sementara E ikut mengantar SP untuk mencari orang yang dapat melakukan pencurian dan mencari orang yang mau membeli mobil tersebut.”

“Kalau RD mencari orang yang mau membeli mobil tersebut dan RID alias Iwan menerima titipan mobil dan mencari orang yang mau membeli mobil tersebut,” papar Yasir.

Terhadap para pelaku hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan. Mereka dipersangkakan dengan Pasal 363 subs 367 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

(g.01)

Berikan Komentar