Waketum PAN: Hakim MK Akan Tolak Gugatan Prabowo-Sandi

oleh -104 views

garudaonline, Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Bara Hasibuan memprediksi gugatan sengketa hasil pemilu presiden yang diajukan oleh pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan ditolak oleh para hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (27/6). Bara meyakini Prabowo akan kalah.

Bara mengatakan prediksinya itu tak lepas dari berbagai alat bukti yang ditunjukkan pihak Prabowo terlihat sangat minim saat di persidangan MK.

“Jadi melihat alat bukti yang dipresentasikan selama proses sidang MK, keputusan Mk besok saya pikir bisa diprediksi. Dalam artian gugatan Prabowo Sandi akan ditolak oleh Mahkamah Konstitusi,” kata Bara saat ditemui di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (26/6).

Melihat hal itu, Bara menyatakan PAN akan meneruskan langkah rekonsiliasi dengan kubu Jokowi-Ma’ruf Amin usai putusan MK tersebut. Ia memandang rekonsiliasi sangat penting untuk menyembuhkan berbagai luka yang sudah ditimbulkan saat pelaksanaan kampanye Pilpres 2019.

Menurutnya, langkah rekonsiliasi merupakan momentum bersatunya kembali rasa persatuan bangsa Indonesia.

“[Rekonsiliasi] untuk menghilangkan perbedaan selama kampanye, kalau memang itu, manifestasinya adalah kami nanti akan mendukung pemerintahan. Itu yang akan kami lakukan,” kata Bara.

Lebih lanjut, Bara mengatakan PAN akan menggelar forum rapat kerja nasional (Rakernas) dalam waktu dekat untuk menentukan sikap politik. Rakernas itu, kata dia, akan menentukan apakah PAN akan bergabung atau berada di luar pemerintahan selama lima tahun mendatang.

“Untuk menentukan sikap politik PAN, the next logical step, langkah langkah logis selanjutnya bagi pan sebagai parpol, apa yang kami bisa lakukan untuk lima tahun ke depan,” kata dia.

Tak hanya itu, Bara mengaku PAN tak takut dicap sebagai pembelot bila keluar dari koalisi pasangan Prabowo-Sandiaga. Ia menyatakan keberadaan PAN di Koalisi Adil dan Makmur itu hanya untuk kepentingan Pilpres semata.

“Dan besok keputusan [MK] akan dibacakan oleh para hakim dan itu memang sudah selesai secara official secara resmi dan tentu partai yang tergabung di koalisi memiliki otoritas penuh termasuk PAN untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata dia. (CNN/dfn)

Berikan Komentar