Walikota Risma Dirawat di ICU Akibat Asma dan Maag Akut

oleh -95 views

garudaonline, Surabaya: Kondisi kesehatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menurun dan menjalani perawatan di ruang perawatan intensif (ICU). Diagnosa dokter yang menanganinya menyebutkan bahwa Risma menderita asma dan maag akut.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr Feberia Rachmanita. Dia juga menyebutkan Risma sudah lama mengidap asma. Ditambah lagi, Risma mengalami kelelahan dan maag.

“Untuk diagnosa tadi kami sudah sampaikan ke beliau. Ibu (Risma) memang memiliki penyakit asma sejak lama. Ibu memang kelelahan habis dari luar negeri, beberapa hari sebelum sakit juga masih membersihkan tugu pahlawan. Jadi mungkin karena kecapekan,” kata Fenny di RSUD dr Soetomo, Surabaya, Rabu (26/6).

Saat ini Risma tengah dirawat intensif di RSUD dr Soetomo, Surabaya. Sebelumnya ia juga sempat dirawat di RSUD dr M Soewandhi, Selasa (25/6).

Selain itu, Fenny juga mengatakan bahwa wali kota perempuan pertama di Surabaya ini kini tengah ditangani banyak dokter. Hal itu diperlukan untuk memberikan perawatan yang terbaik untuk Risma.

“Kenapa harus dirujuk ke RSUD dr. Soetomo karena Ibu harus mendapatkan perawatan yang lebih baik di sini. Dokternya juga lebih banyak dan lebih banyak konsultan-konsultannya. Sehingga bisa memberikan pengobatan yang terbaik buat Ibu Wali Kota,” kata dia.

Kendati dirawat di Ruang ICU, kondisi Risma disebut berangsur membaik dan stabil. Ia juga memohon doa kepada warga Surabaya agar Politikus PDIP tersebut segera diberi kesembuhan.

“Namanya masuk ruang ICU, memang kondisinya menurun. Tapi tidak kritis, sekarang sudah agak membaik. Saat ini memang cukup stabil,” kata dia.

Humas RSUD dr Soetomo, dr Pesta Parulian mengatakan bahwa Risma kini tengah ditangani intensif oleh pihaknya.

“Kita masih mendalami apa-apa saja yang terjadi pada ibu,” kata Pesta, “Jumlah dokter yang menangani sebanyak sepuluh dokter sub spesialis, secara total ada 12-15 dokter.

“Pesta menjelaskan belasan dokter tersebut terdiri dari dokter paru-paru untuk asma, dokter penyakit dalam, dokter mikrobiologi untuk menilai nilai-nilai laboratorium yang sedang diperiksa.

Kemudian, dokter jantung yang mengawal performa detak jantung Risma, dokter radiologi untuk mengevaluasi gambaran-gambaran pemeriksaan diagnostik yang dilakukan oleh ronsen, dan dokter patologi klinik.

Selain itu pihak RSUD dr Soetomo juga memasang banyak peralatan medis pada tubuh Risma. Pesta mengatakan hal itu diperlukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada Risma.

“Semua alat-alat kita pasang untuk lebih continue memonitornya. Alat-alat kesehatan itu banyak banget dipasang. Pokoknya kami all out,” kata Pesta.

Soal kondisi Risma sendiri, Pesta mengatakan Wali Kota Surabaya dua periode tersebut masih diistirahatkan dengan total. Dokter juga membatasi komunikasi Risma, demi ketenangan dirinya.

“Sementara ibu kita istirahatkan dulu. Kita jauhkan dari komunikasi, supaya ibu istirahat dengan tenang,” katanya. (CNN/dfn)

Berikan Komentar