Walubi Medan Desak Konflik di Rakhine Myanmar Dihentikan

oleh -632 views

garudaonline – Medan | Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Kota Medan mendesak agar konflik yang terjadi di Rakhine State, Myanmar, dihentikan. Pemerintah Myanmar diminta agar membuka akses bantuan kemanusiaan untuk bisa masuk ke Rakhine.

“Ini urusan kemanusiaan. Kita ingin konflik di sana cepat selesai,” kata Ketua WALUBI Medan Earlnus Chen, di sela pertemuan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, Jalan IAIN, Rabu 6 September 2017.

Dia berharap konflik di Myanmar tidak berkembang menjadi konflik keagamaan hingga merembet ke daerah lainnya khususnya Kota Medan. Karena akar permasalahan yang terjadi adalah masalah konflik Internal yakni perseteruan antar etnis.

“Kita berharap, jangan sampai ini menyebar, khususnya di Kota Medan. Karena isu agama, adalah isu yang sangat cepat merambat jika disulut. Tidak ada satupun di dunia ini ajaran agama yang membenarkan tindakan kekerasan atau menghilangkan nyawa orang lain,” urainya.

Dalam pertemuan itu, Walubi Medan bersama majelis lintas agama yang tergabung dalam FKUB, juga menggalang bantuan kemanusian bagi Muslim Rohingya.

“Harapan kita agar konflik kemanusiaan di Myanmar selesai dan kerukunan tetap terjaga. Saat ini, FKUB Kota Medan juga sedang menggalang solidaritas untuk mendukung penyelesaian konflik di Myanmar,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Penyelenggara Bimas Buddha Kota Medan Pandita Burhan juga mengutuk keras tragedi kemanusiaan di Myanmar. Pembantaian terhadap Etnis Rohingya sama sekali tidak dapat ditolerir.

“Kami bersama majelis lintas agama yang tergabung dalam FKUB, mendesak agar pemerintah Myanmar menghentikan tragedi berdarah tersebut. Sesuai ajaran Buddha, kejadian ini tidak bisa terjadi di bagian dunia manapun,” ungkapnya.

(Fidel)

Berikan Komentar