Waspada, Ketika Biru pada Laut Semakin Pekat

oleh -585 views

garudaonline, Jakarta: Warna biru pada lautan sebenarnya hanya ilusi dari mikroorganisme yang berhabitat di dalamnya. Namun warna biru tak selalu pertanda baik, karena hal tersebut juga berhubungan dengan semakin buruknya pemanasan global akibat perubahan iklim di dunia.

Tim peneliti dari Massachusetts Institute of Technology memaparkan bahwa di masa depan lautan di dunia akan semakin biru, jika tidak ada kontrol atas perubahan iklim yang terjadi semakin drastis belakangan ini.

Perubahan iklim membuat mikroorganisme berjenis fitoplankton melepaskan pigmen klorofil (zat hijau daun).

Semakin biru atau semakin hijau air di lautan, maka semakin ramai fitoplankton yang berhabitat di dalamnya.

Dijelaskan CNN Travel, munculnya fitoplankton ini tergantung oleh paparan matahari, karbondioksida dan nutrisi yang berada di lautan.

Perubahan iklim yang membuat air laut lebih menghangat bakal membuat fitoplankton bermunculan di lautan Atlantik Utara dan Antartika, sehingga perairan di sana bakal berwarna lebih hijau.

Sementara perairan di Bermuda dan Bahama bakal lebih biru dari saat ini.

“Perubahannya memang tak nampak oleh mata, namun secara sederhana perairan tropis bakal lebih biru dan perairan es bakal lebih hijau,” kata salah satu peneliti, Stephanie Dutkiewicz.

Tim peneliti lanjut mengatakan kalau perubahan ini akan lebih terlihat di penghujung abad ke-21.

Selain berdampak buruk terhadap flora dan fauna lautan, perubahan di lautan juga bakal berdampak pada makhluk hidup di daratan, terutama manusia yang sering menyantap hasil laut.

“Perubahan warna ini bukan hal yang baik, karena mempengaruhi rantai makanan,” kata Dutkiewicz. (CNN/dfn)

Berikan Komentar