5 Remaja yang Dikirim Polisi ke Kartel Narkoba Ditemukan Tewas, Gubernur Meksiko Minta Maaf

oleh -194 views

garudaonline, Meksiko: Pejabat pemerintah Meksiko meminta maaf kepada keluarga lima remaja yang terbunuh setelah diculik oleh kepolisian dan diserahkan ke kartel narkoba brutal.

“Saya minta maaf atas keterlibatan polisi dalam kejahatan terorganisir yang tidak berhenti pada waktunya,” kata Gubernur Veracruz, Cuitlahuac Garcia, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (4/3).

Berdasarkan temuan awal, para remaja itu sedang dalam perjalanan pulang ketika mereka dicegat oleh polisi setempat di Veracruz pada 2016 lalu.

Polisi itu keliru menuduh para remaja itu memiliki ikatan dengan komplotan tertentu. Mereka lantas diserahkan ke anggota Jalisco, salah satu kartel terkuat generasi baru. Para remaja itu kemudian dibunuh dan tubuh mereka dibakar.

Alejandro Encinas, wakil menteri urusan hak asasi manusia Meksiko, mengakui peristiwa itu merupakan tanggung jawab negara. Ia berjanji akan menghidupkan kembali penyelidikan atas kasus yang melibatkan 21 personel kepolisian ini.

“Kita tahu bahwa kejahatan yang terorganisir bekerja sama dengan pejabat pemerintah di semua tingkatan,” kata Encinas.

Permintaan maaf itu adalah pengakuan resmi pertama bahwa empat laki-laki dan seorang gadis itu merupakan korban dan tidak bersalah, bukan penjahat seperti yang dituduhkan para pejabat saat para remaja itu hilang.

“Lebih dari segalanya, kami ingin mendapatkan kembali nama baik anak kami dan menuntut keadilan bagi mereka dan ribuan orang lain yang mengalami hal yang sama,” kata Columba Arroniz, salah satu orang tua korban.

Menurut data resmi pemerintah, pertempuran berdarah di antara wilayah kartel kriminal semakin parah dan telah menyebabkan lebih dari 40.000 orang hilang dalam dua dekade terakhir.

Tak hanya itu, aparat juga menemukan sekitar 26.000 mayat tak dikenal di 1.100 kuburan masal.

Kartel-kartel di Meksiko saling bertempur untuk bisa mengendalikan rute perdagangan, penyelundupan manusia, pemerasan, dan penculikan, serta kegiatan lainnya. (CNN/dfn)

Berikan Komentar