Gubsu, Pangdam dan Kapolda Kunker ke Tanah Karo

oleh -280 views
Gubsu, Tengku Erry Nuradi dan istri (kiri), Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung dan istri (kanan) serta Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan istri (tengah) tiba Tanah Karo.

garudaonline, Tanah Karo | Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Tengku Erry Nuradi bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewyk Pusung dan Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Tanah Karo, Kamis (3/11/2016).

Kunker tiga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumatera Utara bersama istrinya masing-masing berserta rombongan itu disambut Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH, Wakil Bupati Karo, Cory Sebayang dan unsur FKPD Kabupaten Karo lainnya.

Dalam kunkernya, Gubernur Sumut, Pangdam dan Kapolda melakukan pertemuan dan dialog bersama para tokoh agama, adat, pemuda, masyarakat dan pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Pendopo Bupati Karo.

Gubsu, Tengku Erry Nuradi mengatakan, kehadiran FKPD Sumut ke Tanah Karo menunjukkan kekompakan dan bertujuan untuk komunikasi hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Harapan kita, semua permasalahan yang ada dapat sama-sama kita atasi. Tidak ada masalah yang berat kalau kita bicarakan sama-sama. Kita harus terus membangun sinergitas demi pembangunan kapasitas pembangunan di Sumut, khususnya di Tanah Karo,” ujar Gubsu.

Menurutnya, kunjungan FKPD Sumut ini untuk memberikan perhatian terhadap bencana yang belum selesai di Tanah Taro tersebut.

“Rasa simpati, empati dan kepedulian kami terhadap Tanah Karo harus kita rajut kembali membicarakan hal-hal yang harus kita selesain khususnya yang berkaitan dengan pengungsi sinanung harus cepat diselesaiakan baik pengunian sementara maupun hunian tetap,” kata Gubsu.

“Pemetintah sudah memberikan anggaran untuk itu, agar Bupati Karo segera menindaklanjuti. Lakukan sosialisasi, jelaskan duduk bersama jangan sampai ada paksaan. Termasuk sosialisasi kepada masyarakat yang ada di sekitar hunian,” sambung Gubsu.

Gubsu mengimbau masyarakat Kabupaten Tanah Karo untuk bisa menjaga kerukunan anta suku, agama, kelompok dan ras yang ada. (g/01)

Berikan Komentar